Suara.com - Nyaris berseragam Arsenal, penyerang Barcelona, Luis Suarez akhirnya berubah pikiran. Steven Gerrard punya peran penting saat itu hingga berhasil mengubah keputusannya untuk pergi meninggalkan Anfield.
Luis Suarez memiliki karier yang gemilang bersama Liverpool selama tiga tahun di Anfield. Banyak rekor dan pencapaian yang Suarez cipatakan bersama The Reds.
Bersamaan dengan performa dan kariernya yang semakin menanjak, tim-tim besar pun mulai mengincar Suarez, salah satunya adalah Arsenal. Pada tahun 2013, pemain asal Uruguay itu diketahui hampir berseragam The Gunners.
Bahkan pelatih Arsenal saat itu, Arsene Wenger sudah mengira Luis Suarez akan mendarat di Emirates Stadium. Akan tetapi, Suarez pada akhirnya mengubah keputusannya dan memilih bertahan di Anfield.
Kini, Luis Suarez pun mengungkapkan penyebab dirinya batal hengkang ke Arsenal. Ia mengaku saat itu mendapat nasihat dari mantan kapten Liverpool, yakni Steven Gerrard. Suarez mengatakan nasihat dari Gerrard itu lah yang membuatnya memilih bertahan.
"Saya akan pergi ke Arsenal, memaksa diri saya untuk pergi, dan Steven mengatakan kepada saya, 'Saya berjanji bahwa jika Anda bertahan tahun ini Anda akan lepas landas dan tahun depan Anda akan pergi ke Bayern, Barcelona, Real Madrid atau yang mana saja yang Anda inginkan, tetapi tetaplah tahun ini karena Anda tidak akan lebih baik di Arsenal," kata Luis Suarez dikutip dari Daily Record.
"Ini adalah percakapan terakhir saya dengan Gerrard pada saat itu dan saya memberi tahu agen saya bahwa saya telah membuat keputusan dan saya tinggal," sambungnya.
Lebih lanjut, Luis Suarez mengatakan kata-kata dari Steven Gerrard itu membuatnya yakin untuk bertahan. Ia juga menyebut Gerrard adalah seseorang yang peduli terhadap dirinya saat berada di Liverpool.
"Kata-katanya meyakinkan saya pada saat itu. kata-kata itu datang dari seseorang yang merawat saya, yang menginginkan kesejahteraan saya, yang melihat saya menderita selama pelatihan dan melihat saya sedih," terang Luis Suarez.
Baca Juga: Luis Suarez Masih Menjadi Momok bagi Real Madrid
"Itu adalah kata-kata dari kapten sejati yang memiliki dampak pada saat itu dan banyak membantu saya," tutupnya.
Kata-kata Steven Gerrard itu sepertinya terbukti benar. Luis Suarez memilih bertahan dan satu tahun setelahnya, tepatnya pada Juli 2014, Suarez memilih hengkang ke Barcelona dengan mahar 65 juta poundsterling. Kini, ia menjadi salah satu penyerang andalan di lini depan Blaugrana. (bolatimes.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh