Suara.com - Sergio Ramos disanjung sebagai "pemain spesial" dan role model jelang Timnas Spanyol melakoni laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup F kontra Kepulauan Faroe.
La Furia Roja --julukan Timnas Spanyol-- akan menerima lawatan sang lawan di Estadio El Molinon, Gijon, Senin (9/9/2019) dini hari WIB.
Jika tampil pada laga dini hari nanti, maka Ramos akan menyamai rekor Iker Casillas sebagai pemain dengan caps terbanyak di Timnas Spanyol.
Bek berusia 33 tahun yang kini menjabat kapten tim itu mencetak satu gol via titik putih, kala Spanyol menaklukkan tuan rumah Rumania 2-1 pada laga Grup F yang dihelat Jumat (6/9/2019) dini hari WIB.
Ramos pun kini sedang menatap pertandingan di mana dia akan akan menyamai pencapaian Casillas, yang menorehkan 167 caps bersama Spanyol.
Pelatih Spanyol Robert Moreno menyanjung Ramos jelang laga melawan Kepulauan Faroe, dengan menyebut penggawa Real Madrid itu telah membantu dirinya beradaptasi sebagai pelatih timnas, semenjak Luis Enrique mundur pada Juni 2019 lalu karena masalah pribadi.
"Semakin saya mengenal dia (Ramos), semakin sering dia mengejutkan saya. Dia seorang teladan, seorang role model dan dia banyak membantu saya. Dia pemain luar biasa," ucap Moreno seperti dilansir ESPN.
"Dia mendukung saya setiap hari dan membantu saya menyalurkan gagasan-gagasan saya kepada tim, kepada pemain-pemain lain. Anda bisa bicara apa saja dengan dia. Dia menerima kritik secara konstruktif, yang mana itu jarang pada level ini. Dia membuat segalanya menjadi lebih mudah," ungkap entrenador berusia 41 tahun itu.
Ramos sendiri adalah satu-satunya pemain yang tersisa dari skuat Spanyol yang menjuarai Piala Eropa 2008 silam, di mana saat itu La Furia Roja sukses mengakhiri penantian 44 tahun meraih gelar.
Baca Juga: Diganjar Kartu Kuning saat Kualifikasi Piala Eropa 2020, Ramos Angkat Suara
Dan setelah itu, dengan Ramos sebagai pilar tim, Spanyol mendominasi panggung internasional dengan menjuarai Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2012.
Untuk kualifikasi Piala Eropa 2020, Ramos secara luar biasa mencetak empat gol dalam lima laga Grup F.
Gol penaltinya melawan Rumania pun telah membuat Ramos masuk daftar 10 pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Spanyol, dengan mengemas 21 gol di semua kompetisi.
"Kami bangga sekali bermain bersama dia. Ia pantas disebut panutan, sudah tentu," sanjung gelandang Spanyol yang memperkuat Barcelona, Sergio Busquets.
Di sisi lain, pelatih Timnas Kepulauan Faroe Lars Olsen juga ikut-ikutan memuji Ramos, meski memberikan catatan untuk permainan keras sang bek yang telah membuatnya 25 kali terkena kartu merah bersama Real Madrid.
Ironisnya, Ramos tak pernah satu kali pun mendapat kartu merah selama membela Timnas Spanyol.
"Dia adalah pemain yang spesial, salah satu bek terbaik di dunia. Salah satu kekurangannya mungkin emosinya di atas lapangan. Namun, itu semua tertutupi dengan segala kelebihan yang dia miliki sebagai seorang bek yang komplet," tutur Olsen.
Berita Terkait
-
Tanpa Pemain Real Madrid, Pelatih Spanyol Tegaskan Skuadnya Kandidat Juara Piala Dunia 2026
-
Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Apa Jadinya?
-
Tak Masuk Skuad Spanyol ke Piala Dunia 2026, Bek Real Madrid Beri Respons Menohok
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Wawancara Julian Alvarez Ambisi Timnas Argentina Juara Dunia Lagi: Ini Piala Dunia Terakhir Messi
-
Memahami Kenapa Tuchel Jadi 'Anti-Southgate' Soal Pemilihan Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
-
Marc Klok Kenang Tiga Tahun Berserajah Bareng Bojan Hodak: Bandung Mencintai Anda Selamanya
-
Bruno Fernandes Semprot Roy Keane: Dia Bohong!
-
Kata-kata Sedih Beckham Putra Berpisah dengan Bojan Hodak: Sulit Mengucapkan Selamat Tinggal
-
Juara Premier League, David Raya Sebut Mentalitas Arsenal Meningkat Jelang Final Liga Champions
-
Arne Slot: Liverpool dan Saya Belum Sempurna
-
John Herdman Ubah DNA Timnas Indonesia, Garuda Tak Lagi Butuh Striker Murni
-
Man City Tanpa Pep Guardiola, Erling Haaland Garansi Era Juara The Citizens Belum Habis
-
Curhat Trio Brasil Persija Usai Gagal Juara, Singgung Rekor dan Loyalitas Jakmania