Suara.com - Tak dipanggilnya Egy Maulana Vikri ke timnas senior Indonesia ternyata turut mendapat sorotan dari media Thailand, Siamsport. Bahkan, mereka sampai bingung mengapa pemain 19 tahun itu tak mendapat tempat di skuat Merah Putih.
Indonesia sendiri saat ini tengah bersiap untuk menghadapai Uni Emirat Arab (UEA) dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 10 Oktober mendatang. Jelang laga tersebut, pelatih Simon McMenemy telah memanggil 25 pemain.
Menariknya, dari 25 nama ada dua pemain yang berkiprah di luar negeri, yakni Yanto Basna (Sukhothai FC) dan Saddil Ramdani (Pahang FA). Sayang, tak ada nama Egy yang notabene kini sedang merumput bersama Lechia Gdansk di kompetisi kasta tertinggi Liga Polandia.
Egy pun saat ini masuk ke dalam skuat Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri. Pemuda asal Medan itu bakal dipersiapkan untuk ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina.
''Pelatih asal Skotlandia (Simon McMenemy) telah mengumumkan 25 pemain. Sebagian besar dari mereka sama dari dua pertandingan pertama,'' demikian pernyataan resmi Siamsport.
''Menariknya, di kepelatihan Simon McMenemy, masih tanpa bintang Indonesia yang sedang bersinar, Egy Maulana (19 tahun), yang telah bermain di liga papan atas Polandia bersama Lechia Gdansk,'' imbuhnya.
Terlepas dari pemberitaan tersebut, Indonesia dituntut menang saat lawan UEA demi menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya. Sebab, Evan Dimas dan kolega sudah kalah dalam dua laga awal di kandang.
Indonesia pun berada di dasar klasemen Grup G dengan nol poin. Pasukan Garuda tertinggal empat angka dari Thailand yang berada di puncak.
Baca Juga: Gavin Kwan Adsit Resmi Gantikan Posisi Novri Setiawan di Timnas Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat