Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Senin, 02 Desember 2019 | 19:55 WIB
Dua pemain Timnas Indonesia U-22, Asnawi Mangkualam (kiri) dan Andy Setyo (kanan) meluapkan kekecewaan usai Vietnam mencetak gol pada laga cabang olahraga sepakbola Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (1/12/2019) malam WIB. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji meminta kepada para pemain untuk melupakan kekalahan menyakitkan dari Vietnam dan segera move on.

Seperti diketahui, Tim Garuda Muda --julukan Timnas Indonesia U-22-- takluk dengan skor 1-2 pada laga matchday 3 Grup B cabang olahraga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Minggu (1/12/2019) malam WIB.

Kekalahan saat melawan Vietnam memang sangat menyakitkan bagi Timnas Indonesia U-22. Bagaimana tidak, tim asuhan Indra Sjafri sejatinya unggul lebih dahulu di babak pertama.

Namun pada babak kedua, Vietnam tampil garang dan melakoni comeback impresif. Mereka mencetak dua gol, termasuk satu gol telat di injury time, dan memastikan kemenangan 2-1.

Akibat kekalahan ini juga, Timnas Indonesia U-22 harus rela turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup B. 

Garuda Muda kalah selisih gol dari Thailand yang kini ada di peringkat kedua. Indonesia dan Thailand sama-sama mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.

Demi bisa lolos ke semifinal SEA Games 2019, Sumardji meminta Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan fokus menatap dua pertandingan sisa di Grup B, yakni melawan Brunei Darussalam dan Laos.

"Kami masih punya peluang, saya ingin pemain segera melupakan hasil kemarin. Saya harap mereka bisa mencetak gol sebanyak-banyaknya pada saat menghadapi Brunei dan Laos," kata Sumardji saat dihubungi, Senin (2/12/2019).

Pria yang juga menjabat manajer Bhayangkara FC itu menjelaskan, Timnas Indonesia U-22 sejatinya sudah berusaha keras saat menghadapi Vietnam kemarin. Namun, hasil memang berkata lain.

"Pemain sudah melakukan apa yang dintruksikan sebenarnya. Tapi, kami kebobolan di menit-menit akhir," jelas Sumardji.

Read more...