Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp berkeras timnya sudah tampil oke, bahkan tampil sangat bagus meski faktanya mereka butuh gol telat dari Roberto Firmino untuk melaju ke final Piala Dunia Antarklub 2019.
Liverpool menaklukkan klub Meksiko, Monterrey dengan skor 2-1 pada laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2019 di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB.
"Menurut saya para pemain sudah tampil oke. Bahkan, mereka tampil luar biasa karena kami memiliki sejumlah hal yang aneh," buka Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.
"Ini merupakan lini tengah paling ofensif yang pernah saya turunkan untuk pertandingan kompetitif, kemudian Hendo (Jordan Henderson) dan Joe Gomez berpasangan sebagai bek tengah," sambung pelatih berusia 52 tahun itu,
Liverpool sempat memimpin terlebih dahulu melalui gol Naby Keita pada menit ke-11, sebelum Rogelio Funes Mori menyamakan kedudukan untuk Monterrey, tiga menit berselang.
Liverpool sendiri baru bisa mengamankan kemenangan 2-1 melalui gol Firmino pada masa injury time babak kedua, tepatnya pada menit ke-90+1.
Klopp yang menyimpan sejumlah pemain intinya pada awal pertandingan, meski kemudian memainkan Sadio Mane dan sang super-sub Firmino yang mencetak gol penentu kemenangan, mengakui jika dirinya cemas kalau pertandingan harus diteruskan dengan perpanjangan waktu.
"Saya sejujurnya mencemaskan perpanjangan waktu. Maka saya sangat gembira ketika Bobby (Firmino) mencetak gol itu. Kami tidak banyak memiliki peluang karena kami tidak memiliki opsi-opsi lain, namun kami menginginkan sejumlah perubahan untuk susunan pemain. Apapun itu, saya pikir secara keseluruhan kami tampil sangat bagus," papar Klopp.
Kemenangan atas Monterrey pun mengantar Liverpool ke final Piala Dunia Antarklub 2019 untuk bertemu sang jawara Copa Libertadores, yakni wakil CONMEBOL alias Amerika Selatan Flamengo.
Baca Juga: Sah, Takumi Minamino Jadi Milik Liverpool
Sebagai informasi, klub asal Brasil tersebut pernah mengalahkan Liverpool dengan skor 3-0 dalam final Piala Interkontinental 1981. Piala Interkontinental saat ini telah diganti dengan ajang Piala Dunia Antarklub.
Terlepas dari sejarah buruk tersebut, Klopp tetap meyakini bahwa Flamengo merupakan tim yang tangguh. Terlebih, Liverpool masih harus mengevaluasi kebugaran para pemainnya.
"Saya belum tahu pasti siapa yang akan siap untuk pertandingan selanjutnya, untuk laga final. Kita lihat saja nanti. Kami harus memulihkan diri secepatnya dan mempersiapkan diri. Namun kami melihat Flamengo pada pertandingan semifinal lainnya, dan itu merupakan permainan terbuka untuk kurun waktu yang lama," celoteh Klopp.
Klopp pun meyakini dengan keberadaan pelatih Jorge Jesus, Flamengo akan memiliki pengaruh bermain gaya Eropa. Sehingga ia sangat mewaspadai tim Brasil tersebut.
"Pertandingan berat, pertandingan yang benar-benar berat," pungkas Klopp saat ditanyai soal apa yang akan terjadi pada pertandingan final yang akan dihelat Minggu (22/12/2019) dini hari WIB tersebut.
Flamengo lolos ke final Piala Dunia Antarklub 2019 setelah menundukkan klub Arab Saudi, Al-Hilal dengan skor 3-1 pada laga semifinal lalu.
Berita Terkait
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Gol Semata Wayang, Virgil van Dijk Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool atas Sunderland
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Jangan Kelamaan AC Milan, Christian Pulisic sedang Diintai Duo Raksasa Inggris
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026