Suara.com - Persebaya Surabaya akan bermain tanpa pemain asing saat menghadapi Persis Solo pada laga uji coba bertajuk "Forever Game" di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Sabtu, 11 Januari 2019.
"Kemungkinan tidak ada pemain asing karena memang belum bergabung," ujar Pelatih Persebaya Aji Santoso seperti dilansir Antara, Selasa (7/1/20202).
Sampai saat ini, Persebaya memiliki tiga pemain asing, yaitu David Da Silva dan Aryn Williams, ditambah gelandang baru asal Swedia berkebangsaan Palestina, Mahmoud Eid.
Menurut Aji, Aryn Williams baru akan bergabung sekitar 15-17 Januari 2020 karena harus mengurus paspor yang habis masa berlakunya, kemudian David Da Silva dijadwalkan akhir bulan ini baru ke Surabaya karena melakukan operasi di Brazil.
Sedangkan, kata Aji, Mahmoud Eid belum dipastikan akan dimainkan atau tidak, sebab di latihan perdana pada Senin (6/1/2020) belum bergabung karena faktor kelelahan setelah 20 jam perjalanan.
"Kalau kondisinya belum pulih maka tak akan dipaksakan. Yang pasti, saat lawan Persis Solo tetap kami tampil semaksimal mungkin," ucap mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
Tidak adanya David Da Silva tentu membuat barisan depan "Bajul Ijo" harus ekstra keras untuk membongkar pertahanan Laskar Samber Nyawa, julukan Persis.
Sementara itu, striker lokal Persebaya, Bayu Nugroho, diperkirakan akan mengisi posisi striker dan ditargetkan menjadi pembeda tuan rumah di lini depan sekaligus tugas untuk mencetak gol.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin dan berbuat yang terbaik untuk Persebaya," kata Bayu yang pada musim lalu membela PSIS Semarang tersebut.
Baca Juga: Gerak Cepat, Arema FC Kini Sudah Dapatkan Tujuh Pemain Lokal Baru
Di sisi lain, laga melawan Persis Solo bisa disebut sebagai laga temu kangen karena sejak sembilan laga terakhir Liga 1 musim lalu Persebaya belum pernah bermain di hadapan Bonek-Bonita akibat hukuman larangan penonton oleh Komdis PSSI.
Selain itu, laga tersebut nantinya juga sebagai ungkapan rasa syukur karena Persebaya sukses mengakhiri Liga 1 musim kompetisi 2019 di posisi runner up, termasuk mewakili Indonesia di ASEAN Club Championship.
Berita Terkait
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya
-
Persis Solo Degradasi, Direktur Klub Minta Maaf kepada Suporter
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
-
Cerita Eks Striker Persib Masuk Skuad Curacao di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungna Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala
-
Borneo FC Gagal Juara, Fabio Lefundes Tetap Bangga Pecahkan Rekor Super League
-
16 Pemain Diaspora Dihubungi John Herdman, Siapa Bakal Bela Timnas Indonesia?
-
Profil Stadion Azteca: Saksi Kejayaan Pele dan Maradona, Kini Jadi Arena Pembuka Piala Dunia 2026
-
Inter Miami Buka Suara Kondisi Lionel Messi: Dia Benar-benar Kelelahan
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Berhasil Amankan Tiket Kompetisi Eropa
-
Timnas Indonesia Dibagi Dua Tim? John Herdman Bahas Strategi Khusus Jelang AFF dan FIFA Matchday
-
Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa
-
Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026