Suara.com - Tottenham Hotspur harus takluk dengan skor menyakitkan atas tuan rumah RB Leipzig pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Bertanding di Red Bull Arena, Rabu (11/3/2020) dini hari WIB, Spurs kalah telak tiga gol tanpa balas.
Hasil ini sekaligus membuyarkan mimpi Tottenham mengulang kejayaan di Liga Champions musim lalu. Mereka kini gagal ke perempatfinal akibat kalah dengan agregat gol 0-4.
Kekalahan ini juga memberikan catatan negatif bagi sang pelatih, Jose Mourinho. Bagaimana tidak, dalam enam laga beruntun di semua kompetisi, ia gagal memberikan kemenangan.
Dengan rincian, empat kali kalah dan dua kali imbang. Yang paling menyakitkan adalah saat dikandaskan lewat drama adu penalti oleh tim juru kunci Norwich City pada ajang Piala FA pekan lalu.
Menurut catatan Opta, ini menjadi rekor terburuk selama karier Mourinho sebagai pelatih. Tak hanya itu, ia juga mengulang momen terburuk di Liga Champions pada 2013, kala Real Madrid digilar Borussia Dortmund 1-4.
Lebih lanjut, nama besar Mourinho akan kembali dipertaruhkan dalam laga Liga Primer Inggris akhir pekan ini. Sebab, ia dinanti pekerjaan berat melawan Manchester United yang tengan on fire pada Minggu (15/3/2020) malam WIB.
Jika kembali kalah, Mourinho dipastikan makin merana. Selain itu, Tottenham juga makin terlempar dari posisi empat besar, yang otomatis lolos ke Liga Champions musim depan.
Kini Tottenham sendiri berada di peringkat delapan dengan koleksi 41 poin dari 29 pertandingan. Mereka terpaut tujuh angka dari Chelsea yang menempati posisi empat dan empat angka dari Manchester United di posisi lima.
Baca Juga: Tottenham Disingkirkan Leipzig, Jose Mourinho: Mereka Pantas Lolos
Berita Terkait
-
Rahang Lepas dan Leher Patah, Kiper Keturunan Indonesia Dani van den Heuvel Debut Liga Champions
-
Semalam Habiskan Rp570 Juta di Meja Poker, Dele Alli Rugi Rp3 Miliar
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Cerita Sergio Castel Tinggalkan Klub Rasa Liga Champions Kini Berlabuh ke Persib
-
Malut United Jalin Kerja Sama dengan Klub Asuhan Jose Mourinho
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya