Suara.com - Tak ada perayaan atau pesta di hari ulang tahun Paul Pogba yang jatuh pada Minggu (15/3/2020) kemarin. Pemain yang kini genap berusia 27 tahun itu justru berinisiatif menggalang dana untuk mencegah penyebaran virus corona.
Seperti diketahui, virus corona kini tengah menjadi momok menakutkan di seluruh penjuru dunia. Tercatat negara seperti China dan Italia menjadi yang paling banyak memakan korban.
Tak hanya itu, virus corona juga mengganggu jalannya jalannya pertandingan sepak bola. Lima liga top Eropa, seperti di Inggris, Prancis, Spanyol, Jerman, dan Italia bahkan sudah menghentikan kompetisi demi meminimalisir jatuhnya korban.
Melalui unggahan di laman Instagram pribadinya, Pogba mengajak seluruh warga dunia menyumbang dana kepada Unicef. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli obat-obatan sarug tangan, masker, serta kaca mata.
Pogba menargetkan dana tersebut bisa terkumpul mencapai 27 ribu pounds (Rp 499 juta). Andai menyentuh angka tersebut, gelandang Manchester United itu bahkan berjanji bakal menambah menjadi dua kali lipat.
''Dengan bantuan anda, saya harap hari ini bisa menggalang dana 27 ribu pounds untuk membantu melawan perang ini, dan saya akan menambahkan dua kali lipat jika kami sukses mencapai target,'' tulis Pogba.
"Jika kami mampu mencapai target, itu akan cukup untuk menyediakan:
*333,332 pasang sarung tangan sekali pakai untuk pekerja kesehatan +
*2,777 masker operasi untuk membantu menghalangi penyebaran penyakit lebih jauh +
*9,615 set kacamata berventilasi,'' tandasnya.
Sontak unggahan Pogba tersebut mendapat respons dari warganet. Dalam kolom komentar, mereka ramai-ramai melakukan dukungan untuk pemain timnas Prancis itu.
''Alhamdulillah, semoga Allah memberkati kamu Paul,'' tulis salah satu akun.
Baca Juga: Ihwal Virus Corona, Para Pemain Manchester United Dites 2 Kali Sehari
''Inisiatif yang luar biasa Paul,'' sahutr akun lainnya.
''Tidak ada satu kata yang bisa menggambarkan kebaikanmu. Selamat ulang tahun!,'' ujar akun lainnya.
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan