Suara.com - Salah satu pemain Garuda Select, Andre Oktaviansyah memberikan kabar kondisi di Birmingham. Ia menjelaskan kondisi Birmingham jauh berbeda ketika sebelum wabah virus corona.
Penyebaran virus corona sudah sangat memprihatinkan. Tidak hanya di Indonesia, beberapa negara juga terkena imbas wabah virus corona atau Covid-19.
Salah satunya adalah Inggris. Sebagaimana diketahui, beberapa talenta muda Indonesia sedang menimba ilmu sepak bola di Birmingham lewat program Garuda Select.
Andre Oktaviansyah memberikan kabar kondisi di Birmingham jauh berbeda ketika sebelum wabah virus corona.
"Sekarang kondisi di sini sudah tidak seperti biasanya. Saat ini sudah tidak banyak aktivitas, sangat sepi tidak seperti sebelumnya yang ramai, sekarang mungkin semua orang waspada soal virus corona ini," kata Andre saat dihubungi pewarta, Selasa (24/3/2020).
"Sekolah dan kampus juga sekarang sudah tutup tidak ada kegiatan. Tapi kalau untuk Garuda Select sendiri masih tetap melakukan latihan ringan di lapangan tidak seperti biasanya," tambahnya.
Pemain mikik Tira-Persikabo itu mengaku cukup khawatir dengan wabah virus corona di Inggris. Namun, ia mengaku tim pelatih sudah memagari para pemain agar tidak terpapar virus terus.
Para pemain diminta menjaga kondisi agar tetap fit dan tidak tertular dengan virus virus corona ini. Tim pelatih pun menerapkan social distancing.
"Khawatir ya pasti tapi ini harus dijalani, mau bagaimana lagi. Tim pelatih pun juga sudah memberikan saran untuk tetap bersih kalau sakit apa segala macam langsung bilang, cuci tangan dan satu lagi mereka meminta untuk menjaga jarak dengan teman terlebih dahulu," pungkasnya.
Baca Juga: Positif Terjangkit COVID-19, Paolo Maldini Sesumbar Sembuh Pekan Depan
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji