Suara.com - Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina menyebut jika pihaknya siap merampungkan kompetisi Liga Italia 2019/2020 yang saat ini sedang ditangguhkan dampak dari pandemi masif Virus Corona, pada Agustus mendatang.
Hal ini tentu kontradiktif dengan konfirmasi dari UEFA baru-baru ini, yang telah menetapkan deadline berakhirnya musim 2019/2020 untuk liga-liga top Eropa pada 30 Juni.
"Kami akan melakukan apapun untuk menyelesaikan kejuaraan (Liga Italia musim ini). Jika diperlukan, kami akan meminta dukungan UEFA dan FIFA untuk melampaui (deadline) 30 Juni dan juga bermain pada Juli atau Agustus," kata Gravina kepada Radio Marte, seperti dimuat Football Italia, Kamis (26/3/2020).
"Saya pikir kami akan mencoba dan menurut hemat kami, Serie A musim ini akan rampung pada Agustus," sambungnya.
"Terlalu prematur untuk memikirkan tanggal, namun kita harus berpikir positif. Juga untuk kesehatan warga Italia dan mudah-mudahan situasi ini berakhir secepatnya," tukas Gravina.
Gravina sendiri pada pekan lalu sempat menyuarakan harapannya agar kompetisi dapat dilanjutkan kembali pada 2 Mei.
Perihal liga yang saat ini ditangguhkan, Gravina pun menolak ide untuk membatalkan musim atau langsung memberikan gelar juara kepada pemuncak klasemen sementara.
Juara bertahan Juventus saat ini memimpin klasemen sementara Liga Italia 2019/2020 sampai giornata ke-26, dengan keunggulan satu poin atas pesaing terdekatnya, yakni Lazio.
"Itu akan menjadi skenario yang tidak menyenangkan. Selama memungkinkan, saya akan terus menolak opsi-opsi tersebut," pungkas Gravina.
Baca Juga: Manchester United Terus Intip Peluang Datangkan Cavani Secara Gratis
Berita Terkait
-
Cerita Si Jenggot Kambing Alexi Lalas Legenda Nyentrik AS di Piala Dunia
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!