Suara.com - Atletico Madrid akan menghadapi wakil Bundesliga, RB Leipzig, di babak perempat final Liga Champions. Atletico dan Leipzig dipastikan bertemu berdasarkan hasil drawing atau pengundian Liga Champions yang digelar UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (10/7/2020).
Menghadapi tim besutan Julian Nagelsmann, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone tak ingin jumawa. Menurut pelatih berjuluk el Cholo, Leipzig adalah lawan yang sulit ditaklukkan.
Sebagaimana diketahui, sejak ditukangi pelatih berjuluk Baby Mourinho, RB Leipzig menjadi tim menakutkan di Bundesliga. Di musim 2019/20 yang belum lama berakhir, Nagelsmann bahkan berhasil mengantar timnya finis di posisi tiga klasemen akhir. Yang berarti Leipzig berhasil mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan.
"Anda selalu menghadapi tim bagus di perempat final, itulah yang terjadi di sini," kata Simeone.
"Mereka (RB Leipzig) menjalani musim yang bagus dan mereka finis di papan atas Bundesliga."
"Mereka bermain offensif yang disertai kecepatan tinggi. Saya yakin pertandingan nanti akan sangat kompetitif, karena peluang Atletico dan Leipzig sama, 50-50," tambahnya seperti dikutip Marca.
"Atletico Madrid akan bersiap sebaik mungkin," sambung pelatih asal Argentina.
Sebelum Liga Champions ditangguhkan pada Maret 2020, Atletico Madrid sudah menyelesaikan babak 16 besar dengan menyingkirkan juara bertahan Liverpool. Di leg pertama Atletico menang 1-0, dan di leg kedua tim besutan Simeone menang 3-2.
Sementara RB Leipzig yang tampil dengan status kuda hitam mampu menyingkirkan finalis Liga Champions musim lalu, Tottenham Hotspur dengan agregat telak 4-0.
Baca Juga: Tatap La Liga, Quique Setien Enggan Pikirkan Hasil Drawing Liga Champions
Pertandingan perempat final antara Atletico Madrid vs RB Leipzig akan digelar di tanggal 12-15 Agustus 2020. Jadwal masih menunggu kepastian dari UEFA.
Perempatfinal dan semifinal Liga Champions 2019/2020 akan terpusat di satu venue, yakni di Lisbon, Portugal dan menggunakan sistem satu leg, bukan kandang-tandang.
Tag
Berita Terkait
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
Duel Prancis vs Maroko Bawa Nuansa Pasca-Kolonial di Piala Dunia 2026