Suara.com - Pelatih kepala Persib Bandung Robert Rene Alberts membeberkan alasan skuat Maung Bandung belum juga menggelar latihan rutin, meski kompetisi Liga 1 2020 sudah dipastikan kembali bergulir pada awal Oktober 2020.
Alasannya, kata dia, lantaran belum ada kejelasan tentang aturan honor pemain yang harus dibayarkan klub. PSSI baru saja mengeluarkan surat keputusan yang salah satu isinya membahas tentang pembayaran gaji pemain yang harus dibayarkan klub sebesar 50 persen.
Regulasi tentang gaji pemain itu terselip dalam Surat Keputusan (SK) PSSI Nomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.
"Kita sangat ingin berlatih tetapi kita juga masih punya tanggung jawab kepada orang-orang yang masih mengandalkan gaji ini dan mereka harus bertahan hidup juga jadi kita juga mau melakukan yang terbaik untuk Persib Bandung," ucap Robert, melalui unggahan saluran YouTube pribadinya @Robert Rene Alberts, Jumat (10/7/2020).
Robert mengatakan banyak pihak yang masih merasa kebingungan ihwal perhitungan gaji pemain yang harus dibayarkan klub kepada pemain sebesar 50 persen.
Pelatih asal Belanda itu akan meminta klarifikasi kepada PSSI terkait SK tersebut. Terutama masalah hitung-hitungan gaji pemain.
"Kalau saya benar-benar baca surat dari PSSI, kita tidak dapat 50 persen dari saat ini, tapi 50 persen dari total sisanya dan masih banyak kebingungan tentang surat itu sampai saat ini. Kita tidak mau berspekulasi dan belum membuat keputusan. Kita akan meminta klarifikasi dulu dari PSSI," imbuhnya.
"Kita juga harus mendapatkan klarifikasi tentang surat itu dari PSSI dan juga perhitungannya. Setelah itu kita kembali mengadakan pertemuan dan kita bisa memulai kembali latihan secepatnya karena kita mau siap untuk kompetisi nanti," tambahnya.
Winger Persib Esteban Vizcarra mengatakan aturan tentang honor itu sangat memberatkan para pemain, termasuk dirinya. Makanya, Vizcarra mengaku akan menunggu hasil klarifikasi yang akan segera dikirimkan Persib kepada PSSI.
Baca Juga: PT LIB Akan Berkomunikasi dengan Klub Penolak Liga 1 2020
"Itu (honor 50 persen) juga berat untuk kita, berat karena kita sudah mulai pertandingan. Tapi kita masih bicara dan meeting, semoga semuanya biasa normal dan gak ada potongan," tukas Vizcarra.
Pemain naturalisasi asal Argentina itu mengaku paham dengan kondisi saat ini, di mana pandemi COVID-19 memengaruhi seluruh sektor kehidupan.
"Kita tahu dunia ini sedang sulit karena virus itu dan semua rugi, tapi mudah-mudahan ruginya tidak terlalu besar buat kita, karena ruginya terlalu berat, solusinya kita gak tau gimana," katanya. (Aminuddin)
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga