Suara.com - 10 pemain klub Liga Brasil, Goias Esporte Clube telah diberi tahu bahwa hasil tes mereka positif COVID-19. Hal ini memaksa laga Goias di kompetisi Campeonato Brasileiro Serie A (liga top-flight Brasil) harus ditunda secara mendadak.
Dikutip dari AFP, Senin (10/8/2020), tim tersebut dijadwalkan menghadapi Sao Paulo tanpa kehadiran penonton di stadion, sebagai bagian dari pertandingan pekan pertama Liga Brasil musim yang baru.
Langkah untuk menunda pertandingan itu didasarkan pada keputusan Pengadilan Tinggi Olahraga untuk sepakbola, yang akhirnya diterima oleh Federasi Sepakbola Brasil (CBF).
Sebelum keputusan pengadilan diumumkan, hanya beberapa menit sebelum pertandingan dimulai sesuai jadwal, kedua tim sepenuhnya dalam ketidakpastian.
Para pemain Sao Paulo bahkan sudah melakukan pemanasan di lapangan!
"10 dari 23 pemain kami dinyatakan positif. Sayangnya, kami baru menerima hasilnya hari ini," papar Presiden Goias, Marcelo Almeida di saluran televisi Globo, sebagaimana dimuat Antara, Senin (10/8/2020).
Menurut media Brasil, delapan dari 10 pemain itu adalah starter reguler di tim Goias.
Sementara itu, kubu Sao Paulo menyatakan dukungannya ihwal penundaan laga. Mereka mengatakan melalui Twitter bahwa "tidak ada yang lebih penting daripada tetap sehat."
Sebagai informasi, Liga Brasil 2020 start pada Sabtu akhir pekan lalu, mundur tiga bulan dari jadwal karena pandemi COVID-19.
Baca Juga: Solskjaer: Juara Liga Europa akan Lebih Besar dari Pencapaian Treble
Di bawah protokol baru yang diterapkan oleh CBF, semua pemain diharuskan dites kurang dari 72 jam sebelum setiap pertandingan.
Negara Brasil sendiri pada Sabtu telah melewati 100.000 kematian akibat COVID-19 dan tiga juta kasus infeksi.
Berita Terkait
-
Neymar Akhirnya Cetak Hat-trick Lagi Setelah 4 Tahun, Santos Keluar dari Zona Merah
-
Air Mata Neymar: Saya Malu, Ini Kekalahan Terburuk dalam Hidup Saya
-
Tak Berisik, Pemain Keturunan Ini Bawa Klub Liga Brasil ke Puncak Klasemen
-
Neymar dan Santos: Pergi Demi Mimpi, Pulang karena Cinta
-
Brasil Terancam Dibekukan FIFA, Kasusnya Mirip PSSI Era La Nyalla Mattalitti
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat