Suara.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, merendah. Meski anak asuhnya menang dengan skor telak 5-0 atas Shakhtar Donetsk, ia menyebut skuat Nerazurri butuh perjuangan keras untuk meraih hasil tersebut.
Inter Milan berhasil meraih kemenangan besar 5-0 atas Shakhtar Donetsk dalam laga semifinal Liga Europa di Stadion Merkur Spiel-Arena, Duesseldorf, Jerman, Selasa (18/8/2020).
Duo penyerang Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku sama-sama mengemas dwigol dilengkapi sumbangan satu gol dari Danilo D'Ambrosio dalam laga yang memang didominasi penuh oleh Inter itu.
Kendati demikian, Conte menyebut Shakhtar sebagai tim kuat dan publik sebaiknya tidak terkecoh bahwa skor telak yang diraih Inter bukanlah karena perbedaan kelas kedua tim.
"Kami mencapai final dengan mengalahkan tim yang sangat kuat, jangan terkecoh karena skor akhir pertandingan," kata Conte dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA.
"Kami tampil baik bisa mencegah mereka memainkan penampilan terbaik. Para pemain tampil sebagaimana seharusnya di pertandingan kelas Eropa," ujarnya menambahkan.
Conte juga menegaskan bahwa raihan mencapai final itu memberi kesempatan bagi ia dan para pemainnya untuk menebus kesalahan di sepanjang musim ini, di mana mereka "cuma" bisa finis sebagai runner-up di Liga Italia Serie A.
"Para pemain paham betapa saya menginginkan musim berakhir dengan baik. Kami bekerja begitu keras dan belajar banyak dari kesalahan sepanjang musim ini," katanya.
"Kami finis kedua di Serie A dan sekarang mencapai final Liga Europa. Mari dinikmati sejenak, sebelum bersiap untuk laga final," ujar Conte melengkapi.
Baca Juga: Cinta Indonesia: Dari Swiss, Umar Syarief Latih Timnas Karate Lewat Virtual
Di partai final, Inter akan menantang tim yang punya reputasi sebagai kubu tersukses di kompetisi kasta kedua Eropa, Sevilla, dengan torehan lima gelar juara.
Nerazzurri sendiri tiga kali menjadi juara kasta kedua Eropa, di era Piala UEFA pada 1991 dan 1994.
Parta final bakal digelar di Stadion RheinEnergie, Cologne, Jerman, pada Jumat (21/8/2020) waktu setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
Inter Milan Hadapi Sevilla di Final Liga Europa
-
Pesta Gol ke Gawang Shakhtar Donetsk, Inter Milan ke Final Liga Europa
-
Link Live Streaming Inter Milan Vs Shakhtar Donetsk
-
Luis Castro Pastikan Shakhtar Siap Bunuh Inter di Semifinal Liga Europa
-
Inter Milan Vs Shakhtar, Antonio Conte: Target Kami Final Liga Europa
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
Terkini
-
Lionel Scaloni Menangis Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Beri Isyarat Mundur
-
Cushion Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Ini 3 Pilihannya Sesuai Review
-
Cerita Empat Petugas Dishub Gagalkan Jambret Bersenjata Celurit Saat CFD
-
6 Kipas Angin Cosmos Termurah 2026,Hemat dan Adem di Musim Kemarau
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026: Saat Cocokologi dan Kualitas di Lapangan Berjalan Beriringan
-
Sudah Kalah Bikin Malu, Momen Leandro Paredes Cekik Gavi usai Argentina Takluk dari Spanyol
-
Ngeblong di Perlintasan KA Kokrosono Semarang, Motor Tabrak Kereta Api, 1 Siswa SD Tewas
-
Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas
-
Menanti Putusan Praperadilan Kedua Roy Suryo: Bebas atau Tetap Tersangka?