Suara.com - Winger Persebaya Surabaya, Irfan Jaya, secara pribadi menambah porsi latihan demi cepat mencapai top performa. Ini dilakukan karena persiapan bersama tim terbilang singkat sebelum bergulirnya Liga 1 2020 pada awal Oktober mendatang.
Irfan khawatir kemampuannya belum maksimal saat pertandingan sudah dimulai. Seperti diketahui, Bajul Ijo --julukan Persebaya-- akan menjadi tim pembuka lanjutan Liga 1 2020 musim ini melawan PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo pada 1 Oktober mendatang.
"Mungkin persiapan ini sangat minim ya. Sangat sedikit waktu. Pelatih (Aji Santoso) juga bicara apa yang terjadi kita harus atur latihan dan pemain disuruh tetap jaga kondisi," kata Irfan dikutip dari laman resmi klub, Kamis (10/9/2020).
Irfan tidak sendiri, ia ditemani oleh rekan satu kamarnya Muhammad Hidayat untuk melakukan latihan tambahan. Beberapa kali keduanya terlihat berlatih pribadi di mess setelah latihan tim.
Pemilik nomor punggung 41 tersebut mengaku tidak mendapat instruksi khusus dari pelatih untuk menambah porsi latihan. Ini dilakukannya semata-mata karena ingin memberikan yang terbaik bagi tim di kompetisi nanti.
"Sebenarnya tidak ada pesan dari coach, ini kemauan sendiri. Saya kebetulan satu kamar dengan Dayat dan saya latihan bersama biar stamina tambah baik jadi latihan juga maksimal," jelasnya.
Meski menambah porsi latihan, Irfan juga memperhatikan kondisi tubuhnya. Ia mengaku tidak akan memaksakan diri khawatir malah cedera.
"Di dalam latihan tentu dijaga, jangan sampai kontak terlalu keras. Grogi juga di latihan sama-sama teman. Beda dengan pertandingan harus berani keras," pungkas pemain yang dijuluki The Sniper tersebut.
Baca Juga: HUT Keempat, Ini Harapan COO Bhayangkara FC Soal Suporter
Berita Terkait
-
Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya, Siap Lanjutkan Karier di Luar Indonesia
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
-
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan Semen Padang
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday