Suara.com - Manajemen Madura United terpaksa melepas beberapa pemain kuncinya karena berbagai alasan dan tak berencana merekrut pemain-pemain lain dalam lanjutan Liga 1 2020 yang akan digelar 1 Oktober mendatang.
Mengutip laman klub, Jumat (11/9/2020), pemain-pemain yang pergi itu adalah Alberto "Beto" Goncalves dan Emmanuel Oti Essigba. Beto dipinjamkan ke Sriwijaya FC yang pernah dia bela, sedangkan Oti harus putus kerja sama karena tak menemui titik temu soal nilai kontrak.
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengaku masih fokus kepada skuat yang sudah bergabung dengan tim dalam tiga pekan terakhir. Dia juga belum memikirkan merekrut pemain lagi.
"Kami masih mau melihat kebutuhan kami nantinya. Kami belum bisa memastikan, tapi sementara fokus dengan materi yang ada," kata pria yang akrab disapa RD itu.
Madura United juga menghadapi masalah Jaimerson Xavier dan Jacob Pepper masih belum bergabung dengan tim karena terganjal administrasi masuk ke Indonesia. Sedangkan satu pemain asing lainnya, Bruno Matos, masih dibujuk soal renegosiasi kontrak.
"Saya rasa untuk stok pemain yang ditinggal Beto di striker dan Oti di penyerang sayap. Kalau Bruno (Matos) tinggal menunggu kehadiran," kata dia.
Meskipun kehilangan para pemain kunci, Rahmad tidak risau. Dia sudah memiliki proyeksi pemain lain yang bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Oti. Ada tiga pemain yang dinilai ideal bermain pada posisi sayap, yakni Haris Tuharea, David Laly, dan Moch Kevy Syahertian.
Begitu juga dengan posisi yang ditinggal Beto, RD masih memiliki Rifaldi Bawuoh dan Greg Nwokolo meski keduanya belum bergabung dengan tim. Tim Sape Kerrab itu harus sesegera mungkin menentukan komposisi pemain, apalagi Liga 1 Indonesia akan dimulai lagi dalam beberapa pekan ke depan.
Baca Juga: Liga Premier Segera Bergulir, Jose Mourinho: Saya Butuh Striker!
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!