Suara.com - Timnas Mali memanggil dua pemain Liga Inggris, yakni winger Wolves Adama Traore dan gelandang Everton Abdoulaye Doucoure untuk pertandingan persahabatan di Turki pekan depan. Namun, masuknya mereka ke dalam skuat 31 berisikan pemain itu tampaknya lebih kepada harapan yang fana dibanding apapun.
Adama Traore, winger 24 tahun yang lahir di Spanyol, telah bermain untuk tim U-21 La Furia Roja dan sudah dua kali dipanggil ke tim senior meski memang belum melakoni cap.
November tahun lalu Traore harus dicoret dari skuat lantaran cedera, sementara bulan lalu winger bertubuh kekar itu keluar dari skuat Timnas Spanyol untuk laga Nations League kontra Jerman dan Ukraina setelah dinyatakan positif COVID-19.
Traore, yang orang tuanya berasal dari Mali, diperkirakan akan kembali dipanggil pekan ini ketika Spanyol mengumumkan skuat terakhir mereka untuk laga persahabatan melawan Portugal pada 7 Oktober, serta dua laga Nations League kontra Swiss pada 10 Oktober dan Ukraina pada 13 Oktober.
Sementara itu, Abdoulaye Doucoure, yang lahir di Prancis dengan orang tua asal Mali, pernah memperkuat panji Timnas Prancis dari mulai level U-17 sampai U-21.
Namun, gelandang tengah berusia 27 tahun itu memang belum pernah sekalipun memperkuat tim senior Les Bleus.
Pada awal tahun ini, pemain yang diboyong Everton dari Watford pada bursa transfer musim panas 2020 tersebut telah menyatakan harapannya untuk bisa mendapat panggilan dari pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.
Telah terjadi beberapa kasus belakangan ini di mana negara-negara Afrika memanggil pemain papan atas yang berbasis di Eropa, yang mempunyai kewarganegaraan ganda tanpa konsultasi terlebih dahulu, namun kemudian menjadi malu ketika mereka tidak bisa tampil.
Timnas Mali sendiri akan menghadapi Ghana pada 9 Oktober dan Iran pada 13 Otober di Turki. Keduanya merupakan laga persahabatan alias laga uji coba internasional FIFA.
Baca Juga: Dominic Calvert-Lewin Pimpin Top Skor, Sudah Layak Dipanggil Timnas Inggris
Berita Terkait
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Rapor Merah! 6 Pemain Terburuk Premier League Sepanjang 2025
-
Hasil Piala Afrika 2025: Maroko Ditahan Mali, Zambia vs Komoro Berakhir Imbang
-
Akhirnya Bikin Gol Lagi, Rafael Struick Semringah Jelang Misi Pertahankan Emas SEA Games 2025
-
Kata-kata Daffa Fasya Usai Mentereng di Bawah Mistar Gawang Timnas Indonesia U-22 Saat Lawan Mali
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos