Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, terus menggeber fisik dan kemampuan anak-anak asuhannya dalam pemusatan latihan atau training camp (TC) sebelum terjun di Piala Asia U-16 yang rencananya bergulir pada awal tahun 2021.
Setiap bulan, Garuda Asia --julukan Timnas U-16-- menggelar TC. Saat ini pun, mereka sedang menggelar pemusatan latihan di Cikarang yang dimulai sejak 20 September 2020.
"Yang pasti perkembangan banyak yah terutama chemistry antara sesama pemain, kemudian fisik juga semakin meningkat, dan yang pasti pemahaman taktik. Pemain sudah bisa jabarkan di setiap latihan maupun pertandingan," kata Bima dikutip dari kanal Youtube PSSI, Kamis (1/10/2020).
Untuk TC kali ini, Bima Sakti menyertakan tujuh pemain baru. Bima ingin mencari pemain-pemain berkualitas untuk berada di timnya.
Selain itu, mantan penggawa Persiba Balikpapan iyu masih mencari pemain di posisi yang dianggap kurang di skuatnya. Bima merasa diuntungkan karena bisa menjajal pemain baru setelah diundurnya Piala Asia U-16.
"Mundur jadwal Piala Asia di awal tahun, jadi keuntungan karena bisa persiapkan tim untuk lebih baik lagi," jelas mantan pemain Timnas Indonesia era 1990-an ini.
Sementara itu, pemain Timnas Indonesia U-16, Marselino Ferdinan, merasakan peningkatan setelah mengikuti TC secara berkala. Terutama dari segi fisik dan stamina.
"Mungkin dari stamina dan fisik ya karena di setiap latihan kita diprogramkan game 2x30 atau 2x40. Itu membuat fisik kita semakin naik dan stamina bagus," ujar Marselino.
"Kekompakan tim juga semakin bagus meski ada pemain baru. Pemain baru cepat adaptasi dengan yang lama," pungkasnya.
Baca Juga: Bima Sakti Batasi Timnas Indonesia U-16 Uji Coba dengan Tim Lokal, Kenapa?
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Pemain Cadangan Timnas Indonesia U-22 Diminta Tak Kembali ke Klub Sampai SEA Games 2025
-
Timnas Indonesia U-22 akan TC Jangka Panjang Jelang SEA Games 2025
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia