Suara.com - Komite manajemen Barcelona FC, yang diketuai oleh Carles Tusquets, melanjutkan negosiasi pemangkasan gaji pemain yang dipelopori oleh mantan presiden klub Josep Maria Bartomeu. Hingga artikel ini ditulis, tercatat, Tusquets sudah dua kali menggelar pertemuan dengan para pemain.
Seperti diberitakan sebelumnya, Barcelona FC tengah berupaya merayu para pemain tim utama ihwal pemotongan gaji menyusul ancaman kebangkrutan yang dihadapi klub Catalonia tersebut.
Sebelum melepas jabatannya sebagai Presiden klub, Bartomeu sudah mencapai kesepakatan khusus dengan sejumlah pemain ihwal pemangkasan gaji. Di antaranya Gerard Pique, Marc-Andre ter Stegen, Frenkie de Jong dan Clement Lenglet.
Namun itu hanya segelintir, masih banyak pemain senior yang bergaji fantastis di dalam skuat yang harus dirayu.
Saat ini, belum ada proposal yang diajukan dari komite manajemen. Hal pertama yang telah dibahas dalam dua pertemuan pertama adalah legitimasi dewan interim ini untuk merundingkan masalah penting klub.
Para pemain mempertanyakan apakah mereka memiliki legitimasi untuk tetap berada di meja perundingan mengingat risiko yang dihadapi klub. Para pemain menginginkan jaminan tertulis bahwa dewan sementara yang ada saat ini dapat membenahi semua masalah yang ada dengan tidak berat pada satu individu atau kelompok sehingga masalah internal klub benar-benar selesai.
Keingingan para pemain bisa dimaklumi, mengingat mereka tidak ingin hanya dijadikan objek kompromi dan ketika presiden baru terpilih, kesepakatan soal pemangkasan gaji akan dikhianati. Para pemain seakan trauma dengan pengkhiatan-pengkhianatan yang kerap terjadi di rezim Bartomeu.
Dalam beberapa hari ke depan, negosiasi para pemain dengan komite manajemen Barcelona akan dilanjutkan. Negosiasi bisa dimulai dengan syarat, manajemen dapat memberikan jaminan seperti yang diminta para pemain.
Dilaporkan Marca, sejauh ini ada sejumlah pemain bergaji besar yang belum bersedia bernegosiasi. Mereka adalah Lionel Messi, Antoine Griezmann, Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, Sergio Busquets, dan Jordi Alba.
Baca Juga: Quique Setien Ungkap Sulitnya Melatih Seorang Lionel Messi
Komite manajemen klub berharap semua pemain bersedia negosiasi dan selesai pada 5 November.
Sejumlah media di Spanyol melaporkan, para pemain Barcelona, termasuk Messi, sebenarnya bersedia membantu keuangan klub. Hanya saja mereka ingin klub dijalankan dengan baik tanpa permainan politik 'internal' seperti yang dilakukan Bartomeu dan kroni-kroninya selama ini.
Kesediaan para pemain tersebut juga bukan omong kosong. Di awal pandemi, mereka bersedia gajinya dipangkas lebih dari separuh agar klub tetap bisa menggaji staf non pemain Barcelona FC.
Barcelona FC diprediksi bangkrut pada Januari 2021
Tenggelam dalam masalah finansial akibat pandemi COVID-19, Barcelona harus mencapai angka pemotongan gaji 190 juta euro pada pekan pertama November atau menghadapi kebangkrutan.
Pembicaraan antara pengacara Barcelona dan para pemain yang dilakukan pada hari Jumat (30/10/2020) waktu setempat, merupakan langkah awal untuk mencapai angka pemotongan gaji yang dibutuhkan untuk bertahan di krisis finansial saat ini.
Tag
Berita Terkait
-
BRI Bagi-Bagi Hadiah Eksklusif untuk Penggemar FC Barcelona
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Bursa Ballon d'Or 2026: Messi, Mbappe hingga Dembele Terpental Oleh Pemain Ini
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar