Suara.com - Dunia sepak bola Afrika Selatan sedang berduka. Mantan bintang internasional yang pernah memperkuat timnas, Anele Ngcongca, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di usia 33 tahun.
Disadur dari laporan The Guardian pada Selasa (24/11/2020), Anele Ngcongca adalah salah satu penumpang di mobil yang kehilangan kendali saat melaju di tol sebelah utara Durban.
Dalam kecelakaan tersebut, Ngcongca menderita luka yang fatal karena terpental dari mobil. Saat ditemukan oleh tim medis yang berusaha memberikan pertolongan, Ngcongca dilaporkan sudah meninggal dunia.
Sedangkan sopir mobil yang ditumpangi oleh Ngcongca saat ini sedang kritis dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.
"Saat kedatangan para medis, mereka menemukan soerang pria dwasa terbaring sekitar 30, dari kendaraan yang rusak. Ptia itu tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan dinyatakan meninggal oleh para medis," ucap pernyataan dari IPSS Medical Rescue.
Kabar meninggalnya Ngcongca juga dikonfirmasi oleh mantan klubnya, KRC Genk melalui akun media sosial Twitter. Mereka mengucapkan belansungkawa atas berpulangnya Ngcongca.
Sementara itu, selama kariernya di dunia sepak bola, Ngcongca pernah bermain untuk Klub Belgia, KRC Genk. Oleh sebab itu, dia sempat merasakan menjadi rekan satu tim Thibaut Courtois dan Kevin De Bruyne.
Di ajang internasional, Ngcongca juga sering menjadi langganan dengan total 52 caps. Dia sempat membela Afrika Selatan di Piala Dunia 2010 yang kala itu berhasil mengalahkan Prancis dengan skor tipis 2-1.
Baca Juga: Man City Kalah, Kevin De Bruyne Semprot Hakim Garis dengan Kata Kasar
Berita Terkait
-
Ayahnya Eks Pemain Italia, Robin Mirisola Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
AC Milan Gigit Jari, KRC Genk Berhasil Amankan Aset Striker Keturunan Yogyakarta
-
Beda dengan Mauro Zijlstra, Striker Keturunan Indonesia Robin Mirisola Bersinar di Eropa
-
Bek yang Bantah Punya Darah Indonesia Resmi Gabung Barcelona, Dapat Kontrak Jangka Panjang
-
Juwensley Onstein Pamer Berada di Nou Camp Barcelona, Benarkah Ia Keturunan Indonesia?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga