Suara.com - Para pendukung klub elite Israel, Beitar Jerusalem, yang telah lama dikaitkan dengan rasisme anti-Arab hari ini berkumpul untuk menunjukkan dukungan atas pembelian saham klub oleh pengusaha asal Uni Emirat Arab (UEA), Syekh Hamad. Ironis!
Ya, banyak yang menyambutnya sebagai tanda perubahan, meski tak sedikit juga suporter memprotes langkah tersebut.
Well, Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepakbola Israel yang tidak pernah memiliki pemain Arab, dan penggemar beratnya memiliki sejarah nyanyian rasis di pertandingan.
Ratusan pendukung berkumpul untuk menunjukkan dukungan mereka kepada pemilik baru, sementara puluhan pendukung garis keras lainnya, yang dikenal dengan sebutan La Familia', memprotes keras akuisisi ini. Polisi Israel mengatakan empat orang ditangkap karena "konfrontasi", tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Syekh Hamad bin Khalifa Al Nahyan, anggota keluarga penguasa di Abu Dhabi, baru-baru ini memang membeli hingga 50 persen saham klub Beitar Jerusalem dan berjanji untuk menggelontorkan dana lagi sebesar Rp 1,2 triliun untuk membenahi tim.
Sebagai informasi, UEA sendiri memang telah menormalisasi hubungan dengan Israel awal tahun ini.
Terbuka untuk Pemain Arab
Syekh Hamad dan mitranya dari Israel, Moshe Hogeg, pun telah berjanji untuk mengubah tim agar semakin mengutamakan keberagaman.
Mereka terbuka untuk merekrut pemain-pemain Arab ke dalam timnya. Praktis kebijakan ini akan menjadikan Beitar Jerusalem sebagai klub terakhir di Israel yang mengintegrasikan kesebelasannya.
Baca Juga: Manchester United Serius Buru Bek Brighton, Siapkan Rp 558 Miliar
Netanel Avraham, salah satu fan yang berkumpul untuk mendukung kepemilikan baru tersebut, mengaku senang.
"Kami berharap dia akan membawa kami ke peringkat yang bagus," katanya.
"Saya ingin Beitar Jerusalem diketahui orang bukan sebagai tim yang rasis. Saya ingin stigma ini dihapus. Saya ingin semua ini berakhir."
Beitar yang dikaitkan dengan Partai Likud, partai pendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, adalah salah satu klub elite di Israel.
Klub Israel Premier League itu telah memenangkan 13 trofi, namun di sisi lain juga kerap mendapat sorotan negatif karena tidak pernah memiliki pemain Arab. La Familia yang dikenal rasis pun sudah cukup tersohor.
Berita Terkait
-
PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah
-
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab