Suara.com - Di luar dugaan, AC Milan menelan kekalahan menyakitkan kala bertandang ke markas Spezia dalam lanjutan Liga Italia Serie A yang digelar di Stadion Alberto Picco, Minggu (14/2/2021) dini hari WIB. Dalam pertandingan ini Rossoneri keok 2 gol tanpa balas.
Dua gol Spezia dicetak di babak kedua, masing-masing di menit 56 lewat aksi Giulio Maggiore dan menit 67 oleh sepakan keras Simone Bastoni.
Dengan kekalahan ini, meski masih di puncak klasemen sementara Serie A dengan 49 poin, AC Milan terancam digusur rival abadinya Inter Milan yang cuma berjarak dua poin saja. Inter akan memainkan laga menghadapi Lazio di Stadion Guiseppe Meazza, Senin dini hari nanti.
Sementara bagi Spezia, ini merupakan kemenangan kedua beruntun. Mereka kini naik ke peringkat 14 dengan raihan 24 poin.
Jalannya pertandingan
Menghadapi pemuncak klasemen, tak membuat anak-anak Spezia ciut nyali. Mereka bahkan bermain kesetanan dengan banyak peluang yang diciptakan sejak awal babak pertama.
Tendangan keras Maggiore nyaris membuat tuan rumah unggul. Namun sepakan keras pemain berkepala plontos itu bisa ditepis kiper AC Milan, Donnarumma.
Spezia lagi, lewat serangan balik cepat, AC Milan lagi-lagi nyasir dibobol. Namun kali ini barisan pertahanan Rossoneri masih bisa menghalau sepakan anak-anak Spezia.
Nyaris sepanjang babak pertama AC Milan tanpa peluang berarti. Hanya beberapa kali Zlatan Ibrahimovic yang dipasang sejak menit awal membuat upaya, namun hal itu tampak tak berarti karena bola bisa dihalau para pemain Spezia.
Baca Juga: Seri 0-0 Lawan Genoa, Torino Catat Hasil Imbang Beruntun Kelima Kalinya
Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua, tuan rumah kembali menggila. Mereka beberapa kali memanfaatkan kesalahan lini tengah AC Milan yang kerap kehilangan bola.
Berkali-kali mendapat peluang, Spezia benar-benar mencetak gol di menit 56.
Gol tersebut berawal dari kesalahan pemain tengah AC Milan yang gagal mempertahankan bola dari rebutan pemain lawan. Tusukan pemain Spezia merangsek ke dalam kotak penalti Milan, di situasi berbahaya, bola coba dihalau oleh Romagnoli, namun sayang justru bola meluncur mendekat ke Maggiore yang dengan bebas menceploskan bola ke gawang yang telah kosong dan gol! Spezia memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, AC Milan bak kehilangan nyawa. Bukannya mencoba mengejar ketertinggalan, mereka justru makin kacau menghadapi permainan cepat anak-anak Spezia.
11 menit usai gol pertama, tepatnya di menit 67, Spezia kembali mencetak gol kedua. Kali ini berawal dari kesalahan Diogo Dalot yang melanggar Maggiore di sisi kanan pertahanan Milan.
Lewat skema tendangan bebas, bola diumpan ke arah Bastoni yang sudah berdiri bebas hanya beberapa meter di luar kotak penalti. Lewat sepakan keras kaki kiri bola menghujam sudut kiri atas gawang Milan yang tak sanggup ditepis Donnarumma dan gol! Spezia makin menjauh jadi 2-0.
Mendekati menit akhir, Milan sempat mendapatkan peluang lewat sundulan pemain penggantinya Mario Mandzukic, sayang bola sundulannya masih melebar.
Justru Spezia yang kembali menebar ancaman di pengujung laga, namun bola masih melebar tipis di atas gawang Donnarumma.
Hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit, skor 2-0 untuk Spezia tak berubah. Si Elang berhasil menerkam Rossoneri dua gol tanpa balas.
Susunan pemain:
Spezia (4-3-3): I Provedel, L Vignali, A Ismaiji, M Eric, S Bastoni, N Estevez, M Ricci, G Maggiore, E Gyasi, K Agudelo, Ricardo Saponara
AC Milan (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma, Theo Hernandez, A Romagnoli, Simon Kjaer, Diogo Dalot, Frank Kessie, I Bennacer, Rafael Leao, Hakan Calhanoglu, A Saelemaekers, Zlatan Ibrahimovic
Berita Terkait
-
Seri 0-0 Lawan Genoa, Torino Catat Hasil Imbang Beruntun Kelima Kalinya
-
Nasib Miris Keisuke Honda, Kontraknya Cuma Bertahan 5 Hari di Klub Portugal
-
Heroik, Stephan El Shaarawy Tangkap Maling dengan Tekel Maut
-
Prediksi Napoli vs Juventus di Liga Italia 14 Februari 2021
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Lazio vs Inter dan Napoli vs Juventus
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat