Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sudah sempat menasihati para pemainnya tentang ancaman West Bromwich Albion sebelum kick off. Himbauan itu nyatanya tak diikuti anak latihnya, terkhusus di lini belakang.
Alih-alih tampil meyakinkan, Manchester United langsung kebobolan saat pertandingan baru berjalan 90 detik. Adalah Mbaye Diagne yang menghukum kecerobohan Harry Maguire dan kawan-kawan.
Duel West Brom vs Manchester United pada akhirnya tuntas dengan skor sama kuat 1-1. Hasil itu membuat Setan Merah gagal memangkas jarak dari Manchester City yang berada di puncak klasemen.
Performa lini belakang Manchester United jadi sorotan dalam laga ini. Hal itu dianggap menunjukkan bahwa para pemain telah mengabaikan nasihan yang diberikan sang pelatih tepat jelang pertandingan berlangsung.
Berbicara kepada Sky Sports sebelum kick-off, Solskjaer memperingatkan bahwa para pemain Manchester United tak boleh memberikan kesempatan kepada tim mana pun untuk mengirim bola ke area kotak penalti mereka.
“Jika ada satu hal yang Anda ketahui tentang West Brom dan Sam, dia akan menantang kita, dia akan membuat kita tertekan," kata Solskjaer dikutip dari Mirror, Senin (15/2/2021).
"[Kami] mungkin tetap [harus bermain dengan garis pertahanan] lebih tinggi, lebih berani, taruh badan kita di garis. Kami tahu ini tidak akan menyenangkan, menyenangkan. Kami perlu melakukan pekerjaan profesional," tambahnya.
Namun, penampilan lini belakang Manchester United dalam laga ini berkebalikan dengan nasihat Ole Gunnar Solskjaer dan justru membiarkan West Brom nyaman mengirim umpan ke muka gawang.
Legenda Setan Merah, Gary Neville, juga melihat fakta bahwa para pemain Manchester United menentang nasihat Solskjaer.
Baca Juga: Daftar Top Skor Liga Inggris: Bruno Fernandes Buntuti Mohamed Salah
"Saya menyaksikan Ole Gunnar Solskjaer berbicara tentang para pemain bertahannya untuk bermain dengan garis pertahanan tinggi dalam wawancara pra-pertandingan, itu [penampilan MU] justru sebaliknya," kata Neville.
"West Brom selalu akan memberikan tekanan pada pertahanan United dan memasukkan bola ke kotak penalti sedini mungkin."
"Mereka tidak bergeser, Lindelof, Maguire, saya mengatakannya dua atau tiga minggu lalu, jika Anda tidak menggeser dua atau tiga yard saat bola kembali maka Anda akan berakhir di atas penjaga gawang Anda," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Bola Nanti Malam Live TV: Liga Inggris, La Liga, hingga Liga Italia
-
Kesal MU Tak Dapat Penalti Lawan West Brom, Solskjaer Sebut Wasit Ketiduran
-
Solskjaer Puji Gol Cantik Fernandes, Gusar dengan Hasil Manchester United
-
Merasa Nyaman, Odegaard Buka Peluang Gabung Arsenal Secara Permanen
-
Tidak Khawatirkan Performa Anthony Martial, Solskjaer: Dia Berkelas
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat