Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino yakin Kylian Mbappe akan melakukan tugasnya dengan baik saat timnya melawan Barcelona pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020/2021.
PSG akan bertandang ke Camp Nou pada Rabu (17/2/2021) dini hari WIB tanpa Neymar dan Angel Di Maria karena cedera, tetapi Pochettino merasa bahwa Mbappe dapat akan memenuhi harapannya.
Meskipun Mbappe adalah pencetak gol terbanyak Ligue 1 Prancis 2020/2021 dengan raihan 16 gol sejauh ini, penyerang Timnas Prancis itu belakangan sulit membobol gawang lawan di ajang Liga Champions.
Mbappe hanya mencatatkan dua gol dan ia belum mencetak gol di babak fase gugur Liga Champions sejak PSG menang 2-0 atas Manchester United pada edisi 2018/2019 lalu.
Namun, Pochettino mengatakan bahwa ia sangat puas dengan penampilan Mbappe sejauh ini. Tanpa Neymar, Mbappe praktis memang akan jadi andalan utama Les Rouge et Bleu --julukan PSG-- di Camp Nou nanti.
Pochettino kemungkinan akan menurunkan Mauro Icardi dan Pablo Sarabia atau Moise Kean bersama Mbappe di lini serang PSG.
"Jelas kami kehilangan pemain penting, tetapi kami memiliki tim dan pemain yang bertanggung jawab," kata Pochettino dalam konferensi pers jelang laga Barcelona vs PSG, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/2/2021).
"Sedangkan untuk Mbappe, saya berharap kepadanya seperti apa yang selalu saya harapkan dari para pemain hebat. Saya sangat senang dengan penampilannya sejak saya tiba di klub ini," tutur pelatih asal Argentina eks juru taktik Tottenham itu.
"Dia akan jadi andalan utama kami, sudah tentu. Tapi, pemain-pemain lain juga akan berperan penting," tukasnya.
Baca Juga: Cedera Hamstring, Juan Cuadrado Absen Bela Juventus Lawan FC Porto
Neymar menderita masalah paha dalam kemenangan PSG di kandang Caen pada babak 64 besar Piala Prancis pekan lalu, sedangkan Di Maria mengalami cedera serupa yang ia alami dalam kemenangan tandang atas Olympique Marseille dalam laga lanjutan Ligue 1, 8 Februari lalu.
PSG dan Barcelona akan pertama kali berhadapan sejak juara Prancis itu dihancurkan 1-6 di Camp Nou pada babak 16 besar Liga Champions musim 2016/2017 silam, setelah sebelumnya memenangi leg pertama di Paris dengan skor 4-0.
PSG pun kala itu harus tersingkir secara dramatis dengan agregat 5-6.
Berita Terkait
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Sakit Hati Pemain Keturunan Filipina Dibajak, Barcelona Siap Balas Dendam ke PSG
-
Tottenham Ingin Rekrut Kembali Mauricio Pochettino
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga