Suara.com - Pelatih AS Monaco, Niko Kovac mengungkapkan kunci utama timnya bisa mempermalukan Paris Saint-Germain di kandangnya sendiri, Parc des Princes, Senin (22/2/2021) dini hari WIB.
Duel PSG vs Monaco yang tersaji di pekan ke-26 Ligue 1 Prancis itu berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu. Gol-gol Les Monegasques dicetak Solfiane Diop (6'), dan Gullermo Maripan (51').
Menurut Niko Kovac, cara Monaco membungkam pasukan Mauricio Pochettino cukup sederhana. Mereka cuma harus 'mematikan' Kyliann Mbappe dengan cara mengepungnya.
Sebelum laga ini, Mbappe tampil luar biasa dengan mencetak hattrick dalam kemenangan 4-1 PSG atas Barcelona di leg pertama babak 16 besar pekan lalu.
Tanpa kehadiran Neymar dan Angel Di Maria yang masih dibekap cedera, PSG jelas mengandalkan Mbappe sebagai andalan untuk mengobrak-abrik pertahanan Monaco.
Namun, pasukan Niko Kovak terlihat benar-benar siap dalam memainkan laga ini. Mbappe dibuat tak berkutik dan selama 90 menit tidak mampu menciptakan satu tembakkan pun.
“Saya sangat senang dengan performa tim saya. PSG adalah tim yang hebat. Kami bermain sangat keras selama 90 menit dan kami pantas mendapatkan kemenangan," kata Niko Kovac depada Canal+ dikutip dari Goal, Senin (22/2/2021).
“Mereka tidak memiliki banyak peluang. Saya harus memberi selamat kepada para pemain saya."
"Rencana kami adalah menetralisir Kylian Mbappe karena dia penyerang hebat. Kami harus merampas bola dengan menempatkan tiga atau empat pemain padanya," tambahnya.
Baca Juga: Hits Bola: Mason Greenwood Diduga Terlibat Skandal Video dengan Transgender
Hasil ini membuat AS Monaco sukses memperkecil selisih poin dengan PSG. Les Monegasques kini duduk diperingkat keempat dengan koleksi 52 poin atau hanya terpaut dua angka dari PSG di atasnya.
Sementara bagi PSG, kekalahan ini jadi pukulan telak. Mereka gagal menggusur Lyon dari peringkat kedua, dan untuk sementara terpaut empat angka dari Lille selaku pemuncak klasemen.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, Liga Italia, La Liga, hingga Ligue 1
-
Hasil Liga Prancis: PSG Dipermalukan Monaco 0-2 di Kandang Sendiri
-
Rumor Mbappe Cabut dari PSG Mencuat, Menteri Olahraga Prancis Turun Tangan
-
Mbappe Acak-acak Pertahanan Barcelona, Zidane: Saya Enggak Kaget
-
Liverpool Kejar Mbappe, Real Madrid Siapkan Senjata Rahasia: Nomor Ronaldo!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat