Suara.com - Kapten FC Porto, Pepe, menegaskan timnya akan sulit dikalahkan siapapun di pentas Liga Champions musim ini. Klaim itu dia lontarkan usai Dragoes menghancurkan Juventus di babak 16 besar, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB.
Porto secara luar biasa berhasil melaju ke perempat final Liga Champions. Meski kalah 2-3 pada leg kedua babak 16 besar, tim raksasa Portugal berhak meraih tiket perdelapan final berkat unggul agresivitas gol.
Dalam pertandingan di Allianz Stadium itu, Porto mampu unggul lebih dulu lewat penalti Sergio Oliveira pada menit ke-19, sebelum dua gol Federico Chiesa membuat Juventus berbalik unggul.
Skor 2-1 yang bertahan hingga bubaran memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu 2x15 menit.
Kendati harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain, Porto mampu mencuri gol kedua pada menit ke-113 lewat eksekusi tendangan bebas Oliveira, sebelum Juve membalas melalui sundulan Adrien Rabiot.
Skor 2-3 mampu dipertahankan Porto hingga akhir babak tambahan, memastikan langkah mereka ke perempat final berbekal keunggulan agresivitas gol tandang dalam skor agregat 4-4.
Sebelum keok di Allianz Stadium, Turin, FC Porto lebih dulu membuat Juventus tak berdaya di kandangnya. Pada leg pertama, Cristiano Ronaldo dan kolega mereka tekuk dengan skor 2-1.
"Kerja seluruh tim sangat penting untuk kami bisa meraih kelolosan yang pantas ini. Sulit menjelaskan bagaimana kami bisa bereaksi dengan hanya 10 pemain di lapangan," kata Pepe selepas laga dilansir Antara dari laman resmi UEFA.
"Hari ini kami memperlihatkan karakter, fokus dan itu memudahkan kami. Dengan gairah dan ketelitian semacam ini, kami akan sulit dikalahkan tim manapun. Kami patut diselamati," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Lawan Liverpool, Leipzig Diminta Tak Ulangi Kesalahan di Leg Kedua
Gol kedua Oliveira dicetak gelandang berusia 28 tahun itu dengan eksekusi tendangan bebas mendatar menipu pagar hidup Juve yang terlanjur melompat.
Pepe mengakui timnya sudah berkali-kali melatih eksekusi tendangan bebas semacam itu.
"Ya, itu sudah disiapkan. Kami banyak melatih situasi bola-bola mati. Kami cukup beruntung, Sergio mengeksekusinya dengan baik," ujarnya.
Oliveira mengaku kelolosan ke perempat final Liga Champions sebagai raihan luar biasa yang menyenangkan bagi Porto, terlebih mereka cukup tertatih-tatih di liga domestik di mana tim besutan Sergio Conceicao itu tertahan di posisi ketiga dengan jarak 10 poin dari Sporting CP yang menduduki puncak.
"Sungguh perasaan unik bisa mencetak dua gol di sini. Kami pantas mendapatkannya sebab ini membanggakan tim dan negara kami," kata Oliveira.
"Kami harus berjuang , kerap bermain lebih dalam tapi kami selalu mencari cara mencetak gol. Ini hadiah bersama bagi seluruh tim dan pantas berkat apa yang kami lakukan hari ini, terlebih sepanjang musim ini kami cukup menderita," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Disingkirkan Porto, Juventus Tak Belajar dari Kesalahan
-
Bawa Dortmund ke Perempat Final, Haaland Bikin Rekor Lagi di Liga Champions
-
Juventus Vs Porto: Si Nyonya Tua Disingkirkan 10 Pemain Dragoes
-
Dortmund Vs Sevilla: Dua Gol Haaland Antar Die Borussen ke Perempat Final
-
Jelang PSG vs Barcelona, Koeman Tegaskan Tidak Ada yang Mustahil
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin
-
Persib Bandung Pernah Kalah Telak di GBT, Ini Kata Bojan Hodak
-
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi