Suara.com - Piala Menpora 2021 mengalami perubahan format pertandingan, seperti disampaikan Organizing Committee (OC) kejuaraan ini, pada Senin (15/3/2021)
OC juga merilis jadwal resmi yang telah dibagikan kepada seluruh peserta Piala Menpora 2021. Perubahan dilakukan agar turnamen pramusim ini berlangsung menarik setelah adanya penyesuaian kondisi terakhir.
Sebelumnya, pada Sabtu (13/3/2021), semua kontestan mendapatkan jadwal pertandingan. Namun, dalam perkembangannya, ada perubahan di draf jadwal yang harus disesuaikan kondisi terakhir.
Dibandingkan draf yang sudah dikirimkan sebelumnya, perubahan ada di pertandingan semifinal dan final. Pada jadwal terbaru, semua jadwal pertandingan pada babak semifinal dan final dibagi menjadi dua leg.
"Tujuan perubahan dengan dua leg ini agar pertandingan lebih kompetitif dan berkualitas. Kami meyakini, perubahan itu juga didukung oleh pencinta sepakbola nasional. Lebih seru, lebih menarik," jelas Ketua OC, Akhmad Hadian Lukita, juga direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam keterangan resminya, Senin (15/3/2021).
Pada perubahan jadwal terbaru, babak perempatfinal digelar 9-12 April. Dengan perincian juara Grup A akan bersua runner-up Grup B di Jumat (9/4/2021).
Pada Sabtu (10/4/2021), juara Grup B akan bersua runner-up Grup A. Sedangkan Minggu (11/4/2021) akan digelar pertandingan juara Grup D versus runner-up Grup C.
Esok harinya, Senin (12/4/2021) akan dipertandingkan juara Grup C melawan runner-up Grup D. Duel di babak semifinal, leg 1 akan digelar 15-16 April 2021. Adapun untuk pertandingan leg 2, dihelat pada 18-19 April.
"Untuk laga babak final akan digelar pada 22 April dan 25 April. Di sela-sela itu, atau tanggal 24 April akan digelar perebutan tempat ketiga," pungkas Akhmad Hadian Lukita.
Baca Juga: Shin Tae-yong Bakal Pantau Pemain Timnas Indonesia di Piala Menpora 2021
Berita Terkait
-
5 Zodiak Paling Takut Perubahan, Susah Tinggalkan Zona Nyaman
-
Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!