Suara.com - Pemain Timnas Vietnam, Do Hung Dung, mengalami cedera patah kaki setelah mendapatkan tekel keras di pertandingan Liga 1 Vietnam antara Ho Chi Minh City vs Hanoi FC pada Selasa (23/3/2021).
Insiden cedera horor yang dialami Do Hung Dung ini terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-26. Saat itu, Do Hung Dung yang membela Hanoi FC sedang memegang bola.
Akan tetapi, rekan senegaranya yang bermain di Ho Chi Minh City, Ngo Hoang Thinh, melancarkan tekel keras ke arah Do Hung Dung. Dari tayangan video ulang, tekel terlambat itu membuat kaki kapten Timnas Vietnam terlihat patah.
Benar saja, pemain berusia 27 tahun itu langsung terkapar kesakitan di tengah lapangan. Do Hung Dung sempat mendapatkan perawatan 10 menit di atas lapangan sebelum akhirnya ditandu keluar untuk dilarikan ke rumah sakit.
Dilansir dari Sportbible pada Rabu (24/3/2021), Hoang Thinh sempat meminta maaf kepada Do Hung Dung yang memang tidak sengaja untuk melukainya. Meski begitu, Hoang Thinh tetap diberikan kartu merah oleh wasit.
Pertandingan antara Ho Chi Minh City melawan Hanoi FC sendiri berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan tim tamu. Namun, kemenangan Hanoi FC harus dibayar mahal karena cederanya sang pemain andalan.
Berkat cedera parah tersebut, Do Hung Dung disebutkan bakal menepi dalam waktu yang lama. Hal itu membuat Timnas Vietnam akan mengalami kekurangan amunisi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Timnas Vietnam sendiri akan berjumpa melawan Timnas Indonesia, Malaysia, dan Uni Emirat Arab dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dijadwalkan pada Juni mendatang.
Sebagai informasi, Do Hung Dung pernah membawa mimpi buruk bagi Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2019 lalu. Dia berhasil mencetak satu gol di final SEA Games 2019 saat Vietnam mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.
Baca Juga: Kelana Mahessa Mengaku Diajari Kata 'Goblok' saat TC Timnas Indonesia U-19
Berita Terkait
-
Ada Shin Tae-yong, Pelatih Vietnam Enggan Remehkan Timnas Indonesia
-
Media Vietnam Soroti Timnas usai Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain untuk TC
-
Puji Timnas Vietnam Bagus meski Liganya Kurang, Simon McMenemy Sentil PSSI
-
Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Vietnam Agendakan Latihan September
-
Dipuji Robert, Beni Oktovianto Sebut Perjalanannya di Persib Baru Dimulai
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Pasrah! Maarten Paes Bingung soal Masa Depannya Meski Jadi Pahlawan Ajax