Suara.com - Asisten wasit bernama Octavian Sovre harus menerima konsekuensi usai meminta tanda tangan Erling Braut Haaland. Octavian Sovre dijatuhi hukuman berat oleh UEFA dan Komite Wasit Rumania.
Menyadur dari laporan The Sun pada Sabtu (10/4/2021), Komite Wasit Rumania telah membekukan status Sovre untuk memimpin laga di pertandingan papan atas.
Keputusan ini menyusul tanggapan dari kepala wasit UEFA, Roberto Rosetti yang beranggapan bahwa ulah Sovre meminta tandan tangan Haaland tidak dapat diterima karena dinilai merendahkan martabat para wasit.
"UEFA telah berusaha untuk membuat Anda dihormati para pemain. Jika Anda ingin dihormati seperti halnya pemain, mengapa Anda meminta tanda tangan atau jersey mereka? Apa mereka meminta hal yang sama kepada Anda," ucap Rosetti.
"Perbuatan ini tidak bisa diterima. Ini masalah martabat dan jangan lupa tentang jumlah kamera TV di pertandingan UEFA. Mereka menangkap semua momen," imbuhnya.
Sebelumnya, Octavian Sovre memang meminta tanda tangan Haaland di lorong pemain pasca laga Manchester City vs Borussia Dortund di leg pertama Liga Champions pada Rabu (7/4/2021).
Setelah itu Sovre dihujani kritik karena meminta tandan tangan seorang pemain. Kendati demikian, wasit Rumania itu kemudian menjelaskan bahwa dia punya niat baik saat meminta tanda tangan Haaland.
Sovre menceritakan bahwa dia meminta Haaland menandatangani kartu kuning dan merahnya dengan tujuan untuk melelangnya dan bakal disalurkan sebagai amal.
Kendari memiliki niatan mulia, Sovre sendiri tidak bisa terhindar dari hukuman berat karena tindakannya meminta tanda tangan pemain dianggap tak pantas dilakukan oleh seorang wasit.
Baca Juga: Timnas Indonesia TC Mei 2021, Kapan Shin Tae-yong ke Tanah Air?
Berita Terkait
-
Pasca Laga Man City Vs Dortmund, Wasit Minta Tanda Tangan Erling Haaland
-
Gegara Viral, Instagram Santri yang Mirip Erling Haaland Banjir Follower
-
Jadi Incaran Klub Besar, Haaland Akhirnya Tanda Tangan di Etihad Stadium
-
Manchester City vs Borussia Dortmund: The Citizen Menang Tipis
-
Urung Kejar Haaland, MU Alokasikan Dana untuk Boyong 2 Pemain
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan