Suara.com - Persaingan perebutan posisi empat besar Liga Italia 2020/2021 berlangsung sengit hingga pekan terakhir. Terdapat tiga tim yang harus saling sikut untuk memperebutkan dua tempat di Top 4.
Gelar Liga Italia 2020/2021 memang telah direngkuh Inter Milan sejak dua pekan lalu. Namun, keseruan kompetisi sepakbola kasta teratas Negeri Pizza masih menyajikan keseruan lain.
Setelah Inter, Atalanta berhasil mengunci posisi empat besar usai menang 4-3 atas tuan rumah Genoa pada Sabtu (15/5/2021) lalu.
Kini, terdapat dua slot Top 4 yang masih bisa diperebutkan oleh tiga tim yakni AC Milan, Napoli dan Juventus.
Milan dan Napoli saat ini berada di urutan ketiga dan keempat dengan mengoleksi poin sama dari 37 laga yakni 76. Sementara Juventus menguntit keduanya di peringkat kelima dengan selisih satu poin.
Melihat jumlah poin yang begitu tipis, lalu seperti apa hitung-hitungan peluang Napoli, Milan, dan Juventus untuk finis di zona Liga Champions?
Milan (76 poin) | Pekan Terakhir vs Atalanta (Tandang)
Jika Milan mengalahkan Atalanta, mereka tidak hanya akan mengamankan tempat Liga Champions, tetapi juga melompati La Dea untuk menempati posisi kedua.
Namun hasil lain yakni imbang ataupun kalah, juga bisa meloloskan Milan dengan syarat Juventus juga gagal meraup poin.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Napoli Gusur Milan dan Juventus Usai Gebuk Fiorentina
Napoli (76) | Pekan Terakhir vs Verona (Kandang)
Jika Napoli mengalahkan Verona, mereka akan otomatis finis di posisi empat besar Liga Italia musim ini.
Namun jika kalah, Napoli bisa lolos apabila Juventus juga gagal meraup poin di laga pekan terakhir mereka.
Juventus (75 poin) | Pekan Terakhir vs Bologna (Tandang)
Juventus yang sukses mengalahkan Inter 3-2 pekan lalu, dihadapkan dengan situasi sulit untuk bisa finis di posisi empat besar.
Nasib mereka tidak berada di tangan sendiri. Meski meraih kemenangan atas Bologna di laga pekan terakhir, Si Nyonya Tua harus berharap Napoli dan Milan tidak menang.
Skema lain juga bisa terjadi yakni Juventus bermain imbang sementara Milan dan Napoli sama-sama kalah. Kondisi itu akan membuat ketiga tim memiliki jumlah poin yang sama, 76.
Apabila skenario itu terjadi, maka penentuan posisi bakal ditentukan berdasarkan klasemen mini yang melibatkan rekor pertemuan ketiga tim.
Klasemen mini akan membuat Milan, Juventus dan Napoli sama-sama memiliki enam poin, lantaran ketiga tim saling mengalahkan musim ini.
Jadi, penentuan posisi akan ditentukan jumlah selisih gol. Milan dan Juventus berada di atas angin jika situasi itu terjadi, dan Napoli harus puas duduk di peringkat kelima.
Dengan skema itu, Milan punya selisih gol +2, sedangkan Juventus dan Napoli punya selisih gol -1.
Bianconeri lebih diuntungkan karena mereka mencetak lima gol dan Napoli chanya mencetak empat gol dalam hitungan klasemen mini tersebut.
Head-to-head
Milan
Milan 1-3 Juventus
Juventus 0-3 Milan
Napoli 1-3 Milan
Milan 0-1 Napoli
Napoli
Napoli 1-3 Milan
Milan 0-1 Napoli
Napoli 1-0 Juventus
Juventus 2-1 Napoli
Juventus
Milan 1-3 Juventus
Juventus 0-3 Milan
Napoli 1-0 Juventus
Juventus 2-1 Napoli
Klasemen mini
Milan 6 poin (Selisih gol 7-5 = +2)
Juventus 6 poin (Selisih gol 5-6 = -1)
Napoli 6 poin (Selisih gol 4-5 = -1)
Berita Terkait
-
Milan Nasibmu Kini, Calon Juara yang Terancam Gagal ke Liga Champions
-
Final Liga Champions: Jadwal, Link Live dan Prediksi Man City vs Chelsea
-
Klasemen Terbaru Liga Italia: 4 Besar Kian Panas Setelah Pekan ke-37
-
Ditahan Imbang Cagliari 0-0, Milan Gagal Kunci Tiket Liga Champions
-
Imbang dengan Utrecht, PSV Eindhoven ke Liga Champions
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat