Suara.com - Para penggawa Timnas Swedia ramai-ramai menggaungkan dukungan kepada penyerang veteran Marcus Berg yang jadi sasaran pelecehan masif di media sosial, setelah gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang Spanyol dalam pertandingan pembuka Grup E Euro 2020, Selasa (15/6/2021) dini hari WIB.
Komentar kasar berdatangan ke akun Instagram Berg, setelah penyerang Krasnodar berusia 34 tahun itu melepaskan tembakan melambung ke atas mistar gawang Spanyol pada babak kedua, sebelum akhirnya digantikan bersama Alexander Isak yang mengirim umpan peluang tersebut.
Andai Berg mampu menyelesaikan peluang emas tersebut, bukan tak mungkin memang Swedia bakal memetik kemenangan bersejarah atas Spanyol.
Swedia sendiri pada akhirnya menahan imbang Spanyol tanpa gol di Estadio de La Cartuja, Sevilla, setelah tim yang identik dengan warna kuning itu dipaksa 'menderita' selama 90 menit, dengan hanya menguasai 14 persen ball possession, berbanding 86 persen milik Spanyol!
"Ini sangat konyol, saya bahkan tidak akan membuang tenaga untuk ini. Saya dan semua orang di tim tahu betapa pentingnya Mackan (sapaan akrab Berg) untuk tim," ketus kiper Swedia, Robin Olsen, yang tampil luar biasa menahan gempuran demi gempuran Spanyol di laga semalam.
"Itu perbuatan rendahan. Dia tahu bahwa saya dan anggota tim lainnya mendukungnya. Semua orang di skuad mendukungnya," tegas sang penjaga gawang seperti dimuat Tribal Football.
Sementara itu, mantan kapten Timnas Swedia, Andreas Granqvist memposting foto dirinya dan Berg di Instagram sedang berpelukan dengan judul: "KING @marcusberg.9. Aku selalu berdiri di belakangmu."
Di Piala Dunia 2018 Rusia lalu, Timnas Swedia sempat menyatakan siap menentang rasisme menyusul pemain sayap Jimmy Durmaz jadi sasaran aksi serupa akibat pelanggarannya berujung gol tendangan bebas bagi Timnas Jerman.
Petugas pers tim Swedia, Jakob Kakembo Andersson mengatakan asosiasi sepakbola negara itu, SvFF, juga akan memantau komentar di media sosial dan melaporkan ke pihak kepolisian jika ada ancaman serta pelecehan jika dirasa perlu.
Baca Juga: Anomali Victor Lindelof: Memble di MU, Garang Bersama Timnas Swedia
Timnas Swedia sendiri akan menghadapi pemuncak klasemen sementara Grup E, Slovakia dalam pertandingan berikutnya pada 18 Juni, dengan Spanyol menghadapi Polandia sehari berselang.
Berita Terkait
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Christian Eriksen Pensiun? Insiden Tak Sadarkan Diri Picu Memori Pahit Euro 2020
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
Graham Potter Misuh-misuh Striker Rp2,4Triliun Belum Bisa Dimainkan Gegara Cedera
-
Alasan Masuk Akal Legenda AC Milan Jon Dahl Tomasson Jadi Pesakitan di Swedia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi