Suara.com - Belum adanya kejelasan mengenai Piala AFC 2021 zona ASEAN membuat Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago mengambil keputusan untuk meliburkan pemainsementara waktu.
Persipura semula dijadwalkan melakoni fase grup mulai 29 Juni. Namun, sampai dengan saat ini tak ada kepastian yang diberikan oleh AFC menyusul keputusan mundurnya Singapura sebagai tuan rumah.
Sebelumnya, Persipura yang berada di Grup H bersama Kedah Darul Aman (Malaysia), Lion City Sailors (Singapura), dan Saigon (Vietnam) akan bermain di Singapura. Termasuk juga Grup I yang diisi Kaya-Iloilo (Filipina), pemenang play-off, Terengganu FC (Malaysia), dan Geylang International (Singapura).
AFC sejauh ini juga belum menetapkan venue Grup G, yang diisi wakil Indonesia lainnya, Bali United. Selain Bali United, tim lainnya di Grup G adalah Hanoi (Vietnam), Boeung Ket (Kamboja), dan pemenang play-off.
Jacksen menyebut timnya hampir dipastikan gagal pertanding pada 29 Juni. Oleh sebab itu, tim berjuluk Mutiara Hitam ini juga bakal mengalihkan fokusnya untuk mempersiapkan diri menghadapi Liga 1 2021/2022.
"Hampir dipastikan tanggal 29 Piala AFC tidak bisa jalan. Jadi biar anak-anak fresh seandainya Piala AFC ditunda. Mungkin kita akan alihkan fokus ke pertandingan di liga," kata Jacksen F. Tiago dikutip dari kanal YouTube Persipura, Rabu (23/6/2021).
Jacksen mengungkapkan alasannya meliburkan kegiatan tim untuk sementara waktu. Mantan pelatih Barito Putera itu ingin pemain bertemu keluarga mereka lebih dulu sebelum fokus di pertandingan liga yang memakan waktu cukup panjang.
Apalagi banyak pemain Persipura berasal dari Papua. Bagi Jacksen, ini penting untuk psikologis Boaz Solossa dan kawan-kawan.
"Kami meliburkan anak-anak kembali ke Jayapura. Karena kami juga harus memberi perhatian ke aspek psikologis. Sehingga ada diskusi antara staf pelatih kemudian usul ke manajemen bagaimana meliburkan anak-anak mulai Rabu. Senin balik lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Pelatih Spanyol Dihujani Kritik, Busquets: Salah Jika Orang Meragukan Luis Enrique
"Jadi ini waktu yang tepat memberi waktu empat hari ke pemain untuk kumpul keluarga. Karena akan cukup lama tidak bertemu keluarga. Di kompetisi nanti bermain di wilayah lain. Kami akan tampil di Bandung, kemudian main di Bekasi," pungkas pelatih asal Brasil itu.
Berita Terkait
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat