Suara.com - Nama Emil Audero Mulyadi mungkin tak asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Ya, kiper asal Italia tersebut punya darah Indonesia.
Emi Audero kini bermain untuk klub Sampdoria di Liga Italia. Kiper 24 tahun itu bahkan sempat bermain untuk Timnas Italia pada berbagai kategori umur.
Bahkan, perfoma apiknya musim lalu membuat Inter Milan kepincut mendatangkannya. Simak profil Emil Audero Mulyadi selengkapnya berikut ini.
Profil Emil Audero
Emil merupakan pesepak bola keturunan Indonesia dan Italia yang lahir pada 18 Januari 1997 di Kota Mataram, NTB. Ayah Emil, Edy Mulyadi, adalah orang Indonesia dan ibunya, Antonela Audero, merupakan orang Italia. Dia sempat tinggal di Indonesia selama setahun dan pindah ke Cumiana Italia pada tahun 1998.
Di awal karirnya, Emil Audero bergabung bersama sebuah klub kemudian diundang Juventus Allievi (U-17) untuk sesi latihan dan akhirnya direkrut. Ia menunjukkan penampilan yang gemilang bersama Juventus Allievi hingga meraih penghargaan The Young Italy Talents of The Future 2012.
Emil Audero sendiri telah bergabung dengan Juventus F.C. Youth Sector sejak usia 11 tahun setelah di-notice oleh Michelangelo Rampulla. Emil pernah diajak berlatih bersama tim utama saat Juventus FC akan menghadapi Sampdoria di ajang Serie A. Ia kemudian dikontrak oleh Juventus. Sepanjang karirnya, ia juga pernah dipinjamkan ke klub Serie B, Venezia lalu dipinjamkan ke klub Serie A, Sampdoria.
Emil Audero telah memperkuat Timnas Italia di berbagai kelompok umur, tetapi belum sekalipun debut di skuat senior. Ia masih bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Raja Penjaga Gawang Sampdoria
Baca Juga: 15 Tahun Terbuang, Ini Alasan Alex Cordaz Mau Pulang ke Inter Milan
Emil Audero ditransfer secara permanen ke Sampdoria pada Februari 2019 dengan nilai perkiraan mencapai 20 juta Euro atau 353 miliar rupiah. Audero bergabung dengan Sampdoria secara permanen dari Juventus setelah menghabiskan satu musim dengan status pinjaman di Stadio Luigi Ferraris.
Pada Liga Italia musim 2020 lalu, Emil dielu-elukan para rekan setimnya karena berhasil menepis tendangan striker Inter Milan, Alexis Sanchez. Hingga berakhir kemenangan Sampdoria 2-1 atas Inter Milan di Stadion Luigi Ferraris, Rabu (6/1/2020). Dikutip dari WhoScored, pria 24 tahun ini tercatat melakukan enam penyelamatan kontra Inter Milan.
Rumor Transfer Sampdoria-Inter
Performanya yang apik sebagai penjaga gawang yang luar biasa sejak musim 2019 di Serie A dipantau banyak pihak, termasuk klub Inter Milan. Dari berita Italia L’Interista, ada rumor transfer yang menghubungkan Emil Audero dan Sampdoria. Inter tertarik mengontrak pemain berusia 24 tahun ini sebagai pengganti jangka panjang untuk kiper Samir Handanovic untuk persiapan musim depan.
Dikabarkan Sampdoria menetapkan harga permintaan untuk Audero sebesar 20 juta Euro dan dikabarkan sedang dalam proses kesepakatan. Belum diketahui mana pemain yang akan ditawarkan Inter sejauh ini.
Dilansir dari FCInter1908, Audero berbicara kepada penyiar Italia Sky Sport tentang kebanggaannya menjadi target klub besar. Namun dia tidak tertarik dengan rumor transfer tersebut dan bahagia di Genoa. Kiper muda ini sangat senang bahwa kemajuannya dalam sepak bola diperhatikan. Tetapi dia tidak terburu-buru untuk pindah dari klubnya saat ini.
“Pasar selalu menjadi topik yang sensitif. Saya tidak fokus pada pasar untuk diri saya sendiri. Jika klub besar tertarik pada saya, saya senang karena dua alasan: adanya minat itu sendiri dan karena minat itu adalah hasil dari penampilan bagus bersama Sampdoria,”
“Untuk pasar transfer, saya selalu mengatakan bahwa wartawan tahu lebih banyak tentang hal itu. Kepada semua orang, saya hanya ingin mengulangi betapa bahagianya saya di Genoa. Di sini mereka (Sampdoria) langsung membuat saya merasa seperti di rumah sendiri,” pungkas Audero dikutip dari sempreinter.com dari FCInter1908.
Berita Terkait
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Felipe Melo Ramal Pemenang Derby d'Italia Inter vs Juventus: Bianconeri Jangan Kepedean
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat