Suara.com - Legenda Timnas Italia, Fabio Cannavaro memberikan saran agar Gli Azzuri bisa mengalahkan Belgia dalam laga perempat final Euro 2020 di Allianz Arena, Munich, Sabtu (3/7/2021) dini hari WIB.
Ada beberapa hal yang disampaikan Cannavaro untuk skuad Italia. Salah satunya adalah meminta Gli Azzurri menghindari duel satu lawan satu.
Menurut lelaki yang kini melatih tim Liga China Guangzhou FC itu, Belgia memiliki empat sampai lima pemain yang dapat memenangkan pertandingan sendirian. Untuk bisa mengalahkannya, Italia harus tampil kolektif.
"Jangan pernah menyangka duel satu lawan satu bisa berbuah kemenangan. Belgia lebih kuat dalam aspek ini karena mereka punya banyak pemain yang bisa memenangkan pertandingan sendirian," kata Cannavaro dikutip dari Football-Italia, Kamis (1/7/2021).
"Saya memikirkan (Romelu) Lukaku atau (Dries) Mertens, bahkan jika striker Napoli itu tidak dalam performa terbaiknya."
"Waspadalah terhadap Witsel, yang pernah saya latih di Tianjin. Ia adalah gelandang komplet yang bisa melakukan segalanya dengan baik," tambahnya.
Kemungkinan absennya Eden Hazard dan Kevin de Bruyne diakui mantan pemain Juventus itu akan jadi keuntungan bagi Italia. Meski demikian, pemain tak boleh terlena lantaran Belgia punya sederet pemain lain yang tak kalah berkualitas.
"Italia akan beruntung jika Belgia tanpa De Bruyne dan Hazard, tetapi akan salah untuk mempersiapkan pertandingan dengan asumsi ketidakhadiran mereka," jelas Cannavaro, eks pemain yang turut membantu Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
"Bagi saya, De Bruyne nomor satu di dunia untuk kualitasnya dalam memberikan umpan terakhir. Ia juga mencetak gol secara konsisten," ia menambahkan.
Baca Juga: Hadapi Inggris di Perempat Final, Zinchenko: Ukraina Harus Hentikan Sterling
Tag
Berita Terkait
-
Inggris Tim Tangguh, Pelatih Ukraina Minta Dukungan Publik Italia
-
Euro 2020: Radja Nainggolan Prediksi Belgia Sulit Kalahkan Italia
-
Lewati Jerman, Timnas Inggris Kini Kandidat Terkuat Juara Euro 2020
-
Marc Klok Resmi Membelot ke Persib dan 4 Berita Bola Terkini
-
Banjir Kritik Pasca Gagal di Euro 2020, Zlatko Dalic Masih Ingin Lanjut Latih Kroasia
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Eksperimen Berani John Herdman! Beri Panggung 8 Pemain Super League Indonesia Lawan Bulgaria
-
Alasan Jay Idzes Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia Dibungkam Bulgaria
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria