Suara.com - Burnley menyambangi Stadion Anfield untuk menghadapi Liverpool dalam laga pekan kedua Liga Inggris, Sabtu (21/8/2021), dengan menyajikan fakta unik. Yaitu menurunkan starting eleven yang bernomor punggung 1 sampai dengan 11.
Langkah manajer Sean Dyche itu menjadi unik sebab menurut laman squadnumbers.com yang dimuat Antara, ini menjadi kali pertama tim Liga Premier Inggris melakukan demikian dalam 23 tahun.
Terakhir kali tim yang melakukannya adalah Charlton Athletic dalam laga pekan kedua Liga Inggris 1998/99 melawan Southampton di Stadion The Valley, London, pada 22 Agustus 1998.
Burnley tentu berharap mereka bukan saja bisa menyamai tengaran starting eleven, tetapi juga hasil di akhir laga sebab 23 tahun lalu Charlton menang 5-0 atas Southampton.
Burnley menyambangi Anfield bermodalkan kenangan manis meruntuhkan rekor nirkalah Liverpool di kandangnya pada awal tahun ini. Ketika itu tim besutan Sean Dyche menyudahi rekor tak terkalahkan Liverpool di laga kandang sebanyak 68 kali.
Kendati demikian tuan rumah juga punya modal positifnya sendiri, yakni catatan nirkalah 11 laga di Liga Inggris dengan memenangi enam pertandingan terakhirnya, termasuk saat melumat Norwich City 3-0 di pekan pembuka lalu.
Liverpool memasuki pertandingan dengan menempati posisi ketiga klasemen, sedangkan Burnley di urutan ke-12.
Pertandingan antara Liverpool vs Burnley sendiri saat ini tengah memasuki turun minum. Liverpool untuk sementara unggul 1-0 berkat gol Diogo Jota.
Baca Juga: Gol Mohamed Salah Dianulir, Liverpool Ungguli Burnley 1-0 di Babak Pertama
Berita Terkait
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Gol Semata Wayang, Virgil van Dijk Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool atas Sunderland
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Jangan Kelamaan AC Milan, Christian Pulisic sedang Diintai Duo Raksasa Inggris
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat