Suara.com - Liverpool cuma mampu memetik satu poin seusai ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea, yang harus menuntaskan permainan hanya dengan 10 pemain, dalam laga pekan ketiga Liga Inggris di Stadion Anfield, Sabtu waktu setempat atau Minggu (29/8/2021) dini hari WIB.
Kai Havertz membawa Chelsea unggul lebih dulu dan Liverpool menyamakannya lewat eksekusi penalti Mohamed Salah setelah pelanggaran yang membuat Reece James harus dikartu merah.
Namun, Liverpool kemudian sama sekali gagal memanfaatkan situasi 11 lawan 10, kecuali untuk mendominasi penguasaan bola, dan harus puas berbagi satu poin dengan Chelsea.
Hasil itu hanya cukup mengembalikan posisi kedua tim sama-sama mengumpulkan tujuh poin, tapi Chelsea menduduki posisi kedua di atas Liverpool karena urutan abjad, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.
Liverpool sebetulnya punya peluang bagus untuk memimpin pada menit ke-10 saat Trent Alexander-Arnold mengirimkan umpan silang apik kepada Jordan Henderson yang menerobos ke dalam kotak penalti, tapi tembakan penyelesaian sang kapten sama sekali tak mendekati sasaran.
Chelsea justru sukses meraih keunggulan pada menit ke-22, saat Havertz lolos dari kawalan untuk menyundul tendangan bebas Reece James dan bola melambung memperdaya kiper Alisson Becker sebelum masuk ke area tiang jauh.
Keunggulan itu memberi Chelsea kepercayaan diri dan Romelu Lukaku nyaris menggandakannya pada menit ke-36, sayang bola sepakannya berbelok melenceng dari sasaran setelah dihalau Andy Robertson.
Drama terjadi tepat di pengujung waktu normal babak pertama ketika bola tembakan Sadio Mane berhasil dihalau oleh James tepat di garis gawang.
Namun, VAR menginstruksikan wasit Anthony Taylor meninjau tayangan ulang di monitor tepi lapangan dan menemukan James menghalau bola dengan lengannya. James dikartu merah dan Liverpool mendapat hadiah tendangan penalti, yang mampu dimanfaatkan Salah untuk mengubah kedudukan jadi imbang.
Baca Juga: Link Live Streaming Liverpool vs Chelsea di Liga Inggris Malam Ini
Situasi 11 lawan 10 membuat pertandingan babak kedua berlangsung seperti arus lalu lintas satu arah, di mana Liverpool terus mengurung pertahanan Chelsea.
Sayangnya Liverpool sama sekali gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk memperoleh gol kemenangan, setelah tiga peluang terbaik mereka bisa dimentahkan oleh kiper Edouard Mendy.
Pada menit ke-51, Salah mengirimkan umpan silang apik sayang tandukan Diogo Jota masih melambung di atas mistar gawang, lantas semenit kemudian Virgil van Dijk melepaskan tembakan spekulasi jarak jauh yang bisa diantisipasi Mendy.
Mendy kembali sigap membaca arah bola ketika Fabinho mencoba tendangan jarak jauh pada menit ke-59 dan sekali lagi saat Robertson berusaha menyambar bola liar dalam situasi sepak pojok.
Hanya dengan 10 pemain, Chelsea mengandalkan percobaan serangan balik tapi dua peluang yang mereka ciptakan lewat Lukaku selalu gagal berbuah gol.
Juergen Klopp berusaha mengatasi kebuntuan dengan memasukkan Kostas Tsimikas menggantikan Robertson, empat menit jelang bubaran normal, yang segera dijawab Thomas Tuchel dengan menebalkan lini pertahanan Chelsea lewat masuknya Trevor Chalobah menggantikan Jorginho.
Yang terjadi berikutnya adalah para pemain Chelsea merayakan raihan satu poin setelah sukses menahan imbang Liverpool 1-1 dalam situasi 10 lawan 11 saat peluit tanda laga usai terdengar di Anfield.
Kedua tim baru dijadwalkan main lagi pada Minggu 12 September, setelah jeda internasional, saat Liverpool bertandang ke Elland Road menghadapi Leeds United dan Chelsea menjamu Aston Villa di Stamford Bridge.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Liverpool vs Chelsea di Liga Inggris Malam Ini
-
Manchester City vs Arsenal: The Citizen Permak The Gunners 5-0
-
Hasil Babak Pertama Manchester City vs Arsenal: 10 Pemain The Gunners Tertinggal 0-3
-
El Badry Minta Inggris Tak Halangi Mohamed Salah Gabung Timnas Mesir
-
Gael Kakuta, Wonderkid Chelsea yang Terbuang dan Terlupakan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat