Suara.com - Ballon d’Or umumnya didapatkan pemain yang tengah berada di usia emasnya. Namun hal tersebut tak berlaku untuk Stanley Matthews.
Stanley Matthews merupakan salah satu pemain yang pernah mendapatkan penghargaan Ballon d’Or. Hebatnya, ia mendapatkan gelar tersebut saat usianya 41 tahun.
Pria asal Inggris ini dikenal sebagai orang pertama yang mendapatkan penghargaan Ballon d’Or atau pemain terbaik dunia. Matthews mendapatkannya pada tahun 1956.
Dalam sejarahnya, Ballon d’Or pertama kali dicetuskan oleh Gabriel Hanot, seorang jurnalis untuk France Football. Saat itu, Hanot meminta koleganya untuk memilih pemain terbaik di dunia pada 1956.
Tak disangka nama Stanley Matthews yang saat itu membela Blackpool menjadi pemenangnya. Uniknya, saat dipilih sebagai pemenang ia berusia 41 tahun.
Usia 41 tahun tergolong tua bagi pemain sepak bola. Namun, Matthews tetap dianugerahi gelar pemain terbaik di dunia berkat penampilannya bersama Blackpool kala itu.
Saat meraih penghargaan tersebut, Matthews mengalahkan nama-nama legendaris seperti Alfredo Di Stefano dan Raymond Kopa.
Terlepas dari gelar Ballon d’Or yang diraihnya, karier Matthews pun terbilang dikagumi banyak orang. Seorang Pele bahkan memujinya sebagai sosok yang mengajari orang lain bermain sepak bola.
Lantas, siapakah sosok Stanley Matthews tersebut?
Baca Juga: Klopp Heran Southgate Mainkan Alexander-Arnold Sebagai Gelandang
Profil Stanley Matthews
Stanley Matthews lahir pada 1 Februari 1955 di Hanley, Inggris. Dia anak ketiga dari empat bersaudara. Ayahnya adalah petinju lokal.
Sejak kecil, Matthews telah diajari oleh sang ayah soal bela diri di suatu klub yang berujung pada membaiknya kemampuan dribelnya saat bermain sepak bola.
Ayahnya sendiri ingin Matthews mengikuti jejaknya. Namun, yang bersangkutan memilih sepak bola yang membuatnya masuk ke sekolah sepak bola bernama England Schoolboys.
Langkah profesional Matthews di sepak bola dimulai dari Stoke City di mana ia dibayar 1 poundsterling setiap pekannya pada usianya yang ke-15 tahun di mana ia bermain untuk tim cadangan.
Ia bermain untuk tim senior Stoke City sejak 1932 hingga 1947 di mana pecahnya Perang Dunia II membuat kariernya tersendat sejak usia 24 hingga 30 tahun atau selama 6 tahun.
Berita Terkait
-
Fantastis, Kekayaan Harry Kane Tahun 2026 Tembus Lebih dari Rp2 Triliun
-
Lupakan Gerrard dan Lampard, Joe Cole Disebut Pemain Inggris Paling Berbakat
-
Masuk Grup Neraka Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Bilang Inggris vs Kroasia Bakal Sengit
-
Pep Guardiola Yakin Inggris Juara Piala Dunia 2026, Asal Tuchel Lakukan Ini
-
Timnas Inggris Bidik Piala Dunia 2026, Tuchel Tak Gentar Andai Bertemu Jerman
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Sukses Berperan Bagi Kemenangan Besar Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Pelatih
-
Klasemen Liga Italia Memanas Juventus Geser Napoli dan AS Roma Usai Menang Telak Lawan Cremonese
-
Klasemen Super League 2025 Terbaru: Persib Bandung Geser Borneo FC dari Puncak Usai Tekuk Persija
-
Hasil Piala Prancis: PSG Tersingkir Usai Kalah Tipis 0-1 dari Rival Sekota Paris FC
-
Hasil Liverpool vs Barnsley Skor 4-1, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz Cetak Gol Edan!
-
Michael Carrick Kandidat Terkuat Pelatih Sementara Manchester United Gantikan Ruben Amorim
-
Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga