Bola / Bola Indonesia
Kamis, 11 November 2021 | 17:47 WIB
Pemain Timnas Kamboja mendengarkan arahan pelatih. [AFP]

Suara.com - Piala AFF 2020 tidak lama lagi akan bergulir, dan Timnas Kamboja menjadi salah satu peserta yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia di ajang sepak bola terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Kamboja sendiri tergabung di Grup B yang berisi tim-tim kuat di Asia Tenggara seperti Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan Laos.

Laga perdana Kamboja akan berlangsung pada 6 Desember 2021 melawan Malaysia. Sementara laga melawan Indonesia bakal tersaji pada 9 Desember.

Dalam sejarah kompetisi di Asia Tenggara, Kamboja dinilai tak mau ke dalam daftar negara dengan kekuatan kuat. Namun, bukan berarti tim berjuluk Angkor Warriors itu bisa diremehkan.

Profil Timnas Kamboja

Sepak bola di Kamboja mulai hidup setelah masa kolonial Prancis berakhir pada 1954 dan terdaftar sebagai anggota FIFA di tahun tersebut.

Pertandingan internasional pertama Kamboja langsung tersaji tak lama setelah itu. Kamboja yang menghadapi Malaysia menelan kekalahan 2-9.

Meski sudah bisa mentas di laga internasional, Kamboja masih banyak melakukan pembenahan pada sepak bola mereka. Baru di tahun 1972 Kamboja akhirnya mengikuti turnamen pertamanya di Kualifikasi Piala Asia.

Kamboja secara mengejutkan mampu lolos ke putaran final Piala Asia 1972. Kamboja lagi-lagi bikin kejutan dengan lolos ke semifinal, namun langkah mereka terhenti usai dikalahkan Iran.

Baca Juga: Profil Timnas Laos, Sasaran Empuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Langkah pertama Kamboja di turnamen pertama mereka saat itu sekaligus menjadi prestasi terbaik Kamboja sepanjang sejarah tim nasional mereka. Bahkan, sepak bola Kamboja sempat terhenti karena perang.

Setelah dua dekade tanpa ikut turnamen, Timnas Kamboja baru kembali bertanding pada 1993. Kemudian mereka berkompetisi di Tiger Cup (sekarang Piala AFF) pada 1996.

Meski begitu, Kamboja belum bisa lagi mengulang prestasi luar biasa mereka di Piala Asia 1972. Kamboja kini dianggap sebagai tim lemah dan kerap jadi lumbung gol tim-tim kuat di ASEAN maupun Asia.

Untuk memajukan lagi sepak bola mereka, Kamboja sempat merekrut pelatih-pelatih kelas atas. Sejak lepas dari masa kolonial Prancis, Kamboja telah merekrut setidaknya 16 pelatih.

Sementara untuk pelatih di Piala AFF 2020, Timnas Kamboja ditukangi oleh pelatih asal Jepang, Ryu Hirose, yang menggantikan Felix Dalmas.

Ryu Hirose memanggil setidaknya 36 pemain yang akan dibagi dalam dua tim guna mengikuti Play Off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Guam dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 melawan Jepang dan Hong Kong.

Load More