Suara.com - Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini mengakui timnya meninggalkan Liga Champions dengan banyak penyesalan usai dikalahkan Villarreal dengan skor 3-2 pada pertandingan terakhir Grup F di Stadion Atleti Azzuri d'Italia, Bergamo, Kamis malam waktu setempat.
"Kami meninggalkan Liga Champions dengan banyak penyesalan," ujar Gian Piero Gasperini dikutip Antara dari football-italia, Jumat (10/12/2021).
Ia mengatakan Atalanta biasanya dapat memberikan permainan yang terbaik pada pertandingan seperti itu, namun mereka memulainya dengan buruk dan sulit untuk mengejar ketertinggalan pada level tersebut.
Pelatih asal Italia itu juga menuturkan perlahan-lahan Atalanta kembali ke permainan terbaik mereka seiring berjalannya waktu, namun itu sudah terlambat.
Menurut dia, andai tendangan Luis Muriel tidak membentur tiang dan masuk serta mengubah skor menjadi 3-3, itu akan memberikan kesempatan untuk Atalanta mengubah keadaan mereka. Gasperini juga mengakui dalam 90 menit, La Dea tidak bermain seperti biasanya.
"Kami biasanya berhasil memberikan yang terbaik dalam permainan seperti ini, tetapi sebaliknya, kami baru saja memulai dengan buruk dan menjadi sulit ketika Anda tertinggal di level ini," ungkap Gasperini.
"Kami mendapat sensasi seiring berjalannya waktu bahwa kami bisa kembali masuk dalam permainan, tetapi itu sudah terlambat. Ketika (tendangan) membentur tiang, jika itu masuk menjadi 3-3, itu akan memberi kami kesempatan untuk mengubah keadaan. Juga benar bahwa dalam 90 menit kami tidak bisa bermain seperti yang kami bisa," sambungnya.
Atalanta harus mengakui keunggulan Villarreal dengan skor 2-3 pada pertandingan terakhir Grup F Liga Champions dan membuat mereka finis dengan raihan 6 poin dari enam pertandingan.
Kekalahan ini juga membuat Atalanta berada di posisi ketiga di klasemen akhir Grup F Liga Champions dan mereka harus puas tampil di babak gugur Liga Europa.
Baca Juga: Brendan Rodgers Soroti Lini Pertahanan Leicester City Usai Ditaklukkan Napoli
Berita Terkait
-
Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral
-
Gagal Juara Liga Champions, Arsenal Cuci Gudang Empat Pemain Senior Bakal Didepak
-
Penuhi Regulasi UEFA, Como 1907 Bidik Winger Liverpool Federico Chiesa
-
Kegagalan Arsenal di Liga Champions, Taktik Parkir Bus Mikel Arteta Berujung Petaka di Budapest
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
Terkini
-
Spanyol Kedua di Liverpool, Akankah Andoni Iraola Sukses seperti Rafa Benitez?
-
Here We Go! Andoni Iraola Sepakat Latih Liverpool Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
-
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?