Suara.com - Laos dibuat tak berkutik saat dihajar Timnas Indonesia 1-5 dalam lanjutan Grup B Piala AFF 2020, Minggu (12/12/2021). Sang pelatih V. Selvaraj pun berdalih bahwa kekalahan ini terjadi karena banyak menurunkan pemain muda.
Timnas Indonesia mendominasi lawan Laos. Skuat Garuda unggul dua gol saat pertandingan memasuki menit ke-34 melalui gol Asnawi Mangkualam dan Irfan Jaya.
Meski Laos sempat memberikan perlawanan lewat gol Kydavone Souvanny, timnas Indonesia akhirnya mampu membobol gawang lawan tiga kali.
Berkat tambahan gol Witan Sulaeman, Ezra Walian, dan Evan Dimas, anak asuh Shin Tae-yong mengakhiri laga dengan skor 5-1.
"Kami memainkan banyak pemain muda hari ini untuk memberi mereka kesempatan, tapi kami menghadapi tim yang lebih kuat. Jadi saya ingin terus memberikan kesempatan itu kepada pemain muda," ucap V. Selvaraj dikutip dari situs resmi AFF, Senin (13/12/2021).
"Ini adalah sesuatu yang kami putuskan sebagai pendekatan terbaik bagi kami dan yang akan menjadi jalan ke depan, sehingga mereka (pemain) bisa mendapatkan pengalaman lebih banyak," tegasnya.
Sementara itu, atas kekalahan ini Laos dipastikan tak bakal lolos ke semifinal Piala AFF 2020. Mereka kini ada di dasar klasemen usai mengalami kekalahan dalam tiga pertandingan.
Sedangkan Timnas Indonesia membuka peluang untuk lolos ke semifinal. Tim Merah Putih berada di urutan kedua, dan mengoleksi poin sama dengan Vietnam serta Malaysia.
Baca Juga: Profil Bupati Morotai Benny Laos, Kepala Daerah Terkaya di RI Capai Rp 510 Miliar
Berita Terkait
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan