Suara.com - Persela Lamongan bakal menghadapi Persita Tangerang pada laga pekan ke-19 BRI Liga 1 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (11/1/2022) sore WIB.
Persela bertekad untuk meraih poin penuh dari laga ini, setelah dalam pertandingan sebelumnya gagal meraih kemenangan atas Persipura Jayapura.
"Kami sudah persiapan dua hari untuk melawan Persita. Intinya, seluruh pemain bisa dikatakan sudah siap tempur lawan Persita," tutur pelatih Persela, Jafri Sastra seperti dimuat TIMES Indonesia --jaringan Suara.com.
Menurut Jafri, hasil imbang 1-1 saat melawan tim papan bawah Persipura pada 6 Januari lalu memberikan pelajaran berharga bagi tim asuhannya.
Persela memang kecolongan gol Persipura di menit ke-90+6 sehingga kemenangan yang sejatinya benar-benar sudah di depan mata harus sirna.
Pembenahan pun telah dilakukan agar mampu tampil lebih baik sekaligus meraih hasil lebih baik saat berhadapan dengan Persita.
"Dalam laga melawan Persipura ada bebebrapa catatan penting, dan kemarin di latihan sudah kami lakukan pembenahan. Yang pertama tentu masalah fokus dan konsentrasi, di mana kami kehilangan fokus dan konsentrasi satu menit terakhir, sehingga kami kebobolan," papar Jafri.
Selain itu, kualitas finishing alias penyelesaian akhir juga tak luput dari perhatian pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.
Hal itu tak lepas dari banyaknya peluang Persela yang terbuang begitu saja dalam laga kontra Persipura.
Baca Juga: PSSI: Tiga Klub Wakili Indonesia di Liga Champions Asia - Piala AFC 2023
"Aspek finishing juga kami benahi, supaya anak-anak bisa lebih baik lagi dalam memanfaatkan peluang jadi gol. Itu yang kami kedepankan untuk menghadapi Persita," ucap Jafri.
Menyinggung kekuatan calon lawannya, Jafri menyebut bahwa Persita memiliki tingkat kekompakan serta komposisi pemain yang bagus.
Pada pertemuan di putaran pertama lalu, Persela sendiri dipaksa menyerah oleh Persita asuhan pelatih Widodo C Putro dengan skor tipus 0-1, meskipun saat itu Persita hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-57.
"Pertandingan besok tidak mudah bagi kami. Tapi, para pemain sudah bertekad untuk bekerja lebih keras lagi untuk meraih tiga poin. Intinya kita akan bekerja keras, fokus dan punya keyakinan bahwa kami bisa meraih tiga poin," tukas Jafri.
Saat ini Persita Tangerang berada di peringkat ke-11 papan klasemen sementara Liga 1 2021/2022 dengan mengemas 22 poin dari 18 laga.
Sementara itu, ePersela masih terjerembab di zona degradasi, menempati urutan ke-16 dengan koleksi 15 poin.
Berita Terkait
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Carlos Pena Ingatkan Persita Waspada Misi Bangkit Semen Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga