Suara.com - Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya, 2-1 dalam pekan ke-20 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Bali, Selasa (17/1/2022). Meski mendapat tiga poin, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengaku sempat kesal dengan penampilan anak asuhannya.
Tepatnya ketika pertandingan babak pertama, di mana Bajul Ijo --julukan Persebaya-- unggul lebih dahulu lewat gol Taise Marukawa di injury time.
Tidak puas dengan penampilan Evan Dimas dan kawan-kawan di babak pertama, Munster mencoba lakukan perubahan di paruh kedua. Hal itu terbukti berhasil dengan dua gol yang tercipta dari Melvin Platje dan Ezechiel N'Douassel.
"Sangat senang dengan comeback yang kami dapatkan. Tapi, awalnya saya agak kurang senang," kata Munster dalam konferensi pers usai pertandingan.
"Saya melakukan perubahan beberapa kali. Kami kembali ke jalur kemenangan. Para pemain mendengarkan saya dan mereka sangat fleksibel secara taktikal."
"Babak pertama ada beberapa situasi yang saya gak suka, tapi di jeda pertama kami melakukan sedikit perubahan taktik. Babak kedua kami melakukan beberapa pergantian, pemain melakukan dengan baik sekali, saya senang mereka bermain secara fleksibel dalam hal taktik," tambah sosok asal Irlandia Utara ini.
Menurut Munster tidak mudah mengalahkan Persebaya yang sedang on fire. Butuh kerja keras yang berlipat-lipat dari biasanya agar The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- bisa mendapatkan tiga poin.
"Untuk mengungguli mereka kami harus bermain lebih bagus, itu yang dilakukan pemain kami meskipun di babak pertama ada beberapa hal yang diperbaiki, itu dilakukan di babak kedua, baik kekuatan juga mental mereka, tetap semuanya berusaha," terang Munster.
"Ada beberapa juga di half time yang disampaikan, kekuatan dan kelemahan Persebaya, itu juga menjadi kuncinya," tambah mantan juru formasi Timnas Vanuatu itu.
Baca Juga: Disorot Usai 'Pukul' Ricky Kambuaya, Wahyu Subo Seto Langsung Kunci Akun Instagram
Dengan hasil ini Bhayangkara FC memiliki 43 poin yang membuat mereka menduduki puncak klasemen sementara BRI Liga 1. Gelandang Sani Rizki bersyukur timnya bisa tampil bagus.
"Bersyukur atas hasil ini mendapatkan tiga poin, ini berkat kerja keras semua pemain. Alhamdulillah Bhayangkara FC kembali memuncak klasemen," ujar Sani Rizki.
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan