Suara.com - Pelatih Lazio, Maurizio Sarri mengatakan pertandingan melawan AC Milan pada perempatfinal Coppa Italia di San Siro, Milan, Kamis (10/2/2022) dini hari WIB nanti adalah ajang untuk mengukur diri mereka.
Dikutip dari Laziali, Rabu (9/2/2022), Maurizio Sarri menjelaskan menurut statistik dalam 10 pertandingan terakhir, Lazio mampu menciptakan 81 peluang dan hal ini akan coba dilanjutkan pada laga melawan AC Milan.
Pelatih asal Italia itu lanjut mengatakan, pertandingan melawan AC Milan adalah laga yang tepat untuk melihat perkembangan dari Lazio sejauh ini, namun juga merupakan sebuah ujian yang sulit.
"Nanti kami akan mengukur diri kami dalam aspek ini, menurut statistik 81 peluang dalam 10 pertandingan. Mari kita lihat apakah kami telah berkembang. Tapi, mereka (AC Milan) memiliki lini pertahanan yang lebih baik, mereka lebih ketat dan kompak. Sebuah ujian yang sulit," ucap Sarri..
Sarri lanjut mengatakan, dirinya saat ini tidak berada dalam posisi tertekan dan percaya Lazio berada di posisi yang layak setelah dalam 12 pertandingan hanya menelan kekalahan dari Inter Milan dan Sassuolo.
"Tidak, dalam 12 pertandingan terakhir kami kalah dari Sassuolo dan Inter. Penampilan kami meningkat," ucap Sarri.
Pada laga melawan AC Milan, Lazio tentu ingin melanjutkan catatan bagus mereka setelah mengalahkan Fiorentina 3-0 di laga Liga Italia akhir pekan lalu.
Lazio tentu akan berusaha kembali meraih gelar juara Coppa Italia yang terakhir kali mereka menangkan pada musim 2018/2019 lalu.
Baca Juga: Komentar Jose Mourinho Usai Kalah di "Rumah" Sendiri
Berita Terkait
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Jay Idzes Justru Merasa Malu Akibat Performanya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
-
Ada Andil Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Dapat Hadiah Ratusan Miliar dari FIFA
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia