Suara.com - Pratama Arhan ternyata bukan pesepakbola Indonesia pertama yang bisa mentas di J-league alias kompetisi sepakbola Jepang. Ternyata ada lima klub J-League yang menggunakan jasa pemain asal Indonesia.
Adapun Pratama Arhan adalah yang terbaru. Fullback Timnas Indonesia itu bergabung dengan Tokyo Verdy, tim yang berkompetisi di kasta kedua Liga Jepang alias Meiji Yasuda J2-League.
Jauh sebelum Arhan ada beberapa tim yang pernah menggunakan jasa pemain Indonesia, bahkan saat ini pun ada. Bukan tim sembarangan, beberapa diantaranya cukup mentereng di sepakbola Jepang.
Mereka adalah Gamba Osaka, Ventforet Kofu, Hokkaido Consadole Sapporo, AC Nagano Parceiro, dan terakhir Tokyo Verdy.
Sementara pemain-pemain yang bergabung juga bukan sembarangan. Beberapa diantaranya adalah pesepakbola yang cukup berpengaruh di Tanah Air yaitu Ricky Yacobi, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, dan Ryu Nugraha.
Berikut 5 Klub J-League yang Memakai Jasa Pemain Indonesia:
1. Gamba Osaka
Ricky Yacobi menjadi pemain Indonesia pertama yang mencoba peruntungan di Jepang. Pada 1988, Ricky Yacobi yang tampil apik bersama Arseto Solo membuat kontestan Liga Jepang, Matsushita Electric FC, tertarik merekrutnya.
Akan tetapi, karier Ricky Yacobi tak secemerlang saat bermain di Tanah Air. Pemain asli Medan itu harus berkutat dengan cedera dan kabarnya kesulitan beradaptasi dengan cuaca dingin Jepang.
Baca Juga: Stefano Lilipaly Follow Instagram Persis Solo dan Kaesang Pangarep, Sinyal Bergabung Menguat?
Dalam enam laga yang dimainkan, Ricky Yacobi hanya mampu mencetak 1 gol. Pada akhirnya, ia kembali ke Indonesia dan gabung lagi ke Arseto Solo.
Matsushita Electric kemudian berganti nama saat J.League dibentuk dan kini dikenal dengan nama Gamba Osaka.
2. Ventforet Kofu
Ventforet Kofu adalah klub pertama Irfan Bachdim saat menjajal kerasnya persaingan di J-League. Bergabung pada 2014, Irfan sama sekali tak dimainkan Ventforet Kofu di Liga Jepang.
Ia tercatat hanya bermain dua kali saat itu. Sekali di J-League Cup dan sekali pada Piala Kaisar. Semusim berselang, Irfan Bachdim kemudian memutuskan pindah ke Hokkaido Consadole Sapporo.
3. Hokkaido Consadole Sapporo
Ada dua pemain asal Indonesia yang pernah dimiliki tim asal Hokkaido ini. Selain Irfan Bachdim ada nama Stefano Lilipaly.
Pada 2014,Lilipaly mencoba peruntungannya untuk berkarier di Jepang bersama Consadole Sapporo. Akan tetapi, ia gagal menunjukkan kualitasnya selama berkostum Consadole Sapporo.
Tercatat Lilipaly hanya bermain dua kali selama di sana. Ia pun hanya bertahan selama semusim, sebelum akhirnya kembali ke Belanda untuk bergabung dengan Telstar.
Semusim berselang, Consadole merekrut Irfan Bachdim yang sebelumnya bermain untuk Kofu. Di sini, karier Irfan Bachdim lumayan, ia total tampil 10 kali di ajang Liga Jepang dan Piala Kaisar selama dua musim.
4. AC Nagano Parceiro
Parceiro adalah klub Liga Jepang yang kini berlaga di J3-League alias kasta ketiga Liga Jepang. Klub ini berasal dari Prefektur Nagano, dengan "Parceiro" berarti "Mitra" dalam Bahasa Portugal.
Musim ini, AC Nagano Parceiro memiliki pemain asal Indonesia, Ryu Nugraha. Sang pemain adalah seorang kiper 21 tahun yang lahir di Nagano, tetapi memiliki darah Indonesia.
Musim lalu, ia dipinjamkan ke Fukui United di kasta kelima, sebelum kembali bergabung dengan Nagano Parceiro dan mengenakan nomor punggung 31 untuk musim ini.
5. Tokyo Verdy
Tokyo Verdy jadi klub teranyar yang memiliki pemain asal Indonesia yaitu Pratama Arhan. Pemain yang didatangkan langsung dari PSIS Semarang dikontrak selama dua musim oleh tim asal Chofu, Tokyo, tersebut.
Arhan akan mengenakan nomor punggung 38 di klub yang musim ini berkompetisi di Meiji Yasuda J2-League tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Tidak Berhenti di Pratama Arhan, Heri Berharap Tokyo Verdy Buka Akademi Sepak Bola dan Terima Internship Dari Indonesia
-
Efek Pratama Arhan, Tokyo Verdy Berencana Jalani Pramusim di Indonesia
-
Imbas Kedatangan Pratama Arhan ke Tokyo Verdy, Eratkan Hubungan Sepak Bola Indonesia-Jepang
-
Pratama Arhan Hijrah ke Tokyo Verdy, Istri Bos PSIS Semarang Ikut Mewek Ditinggal Pergi
-
Garang! Ini Statistik Stefano Lilipaly, Bintang Bali United yang Dikabarkan Makin Dekat ke Persis Solo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?