Suara.com - Erling Haaland resmi berseragam Manchester City musim depan. Pemain asal Norwegia itu hijrah ke Inggris setelah dua setengah tahun memperkuat Borussia Dortmund.
Manchester City tidak memberikan rincian nilai transfer Haaland, akan tetapi media Jerman melaporkan bahwa total biaya untuk mendapatkan Haaland dengan kontrak jangka panjang melebihi 300 juta euro (sekitar Rp4,58 triliun), termasuk gajinya, biaya agen dan bonus.
Harga penyerang asal Norwegia berusia 21 tahun itu meroket berkat penampilannya yang produktif di Dortmund setelah bergabung dari klub Austria, Salzburg.
Selama berseragam Dortmund, Haaland tercatat mampu mencetak 90 gol dari 86 penampilan di semua kompetisi.
Haaland juga mengantarkan Borussia Dortmund meraih gelar juara DFB-Pokal musim 2020/21. Tak pelak dengan performa impresif di usia yang baru 21 tahun membuatnya menjadi incaran klub-klub top Eropa.
Berikut sederet pencapaian Erling Haaland sebelum pindah ke Manchester City.
1. Punya Nilai Pasar Fantastis
Usianya memang masih sangat muda, tapi Haaland punya harga pasar yang fantastis. Dia tergabung dalam daftar pemain di bawah usia 23 paling mahal saat ini.
Saat pindah dari Salzburg ke Dortmund, harga pasar Haaland masih di kisaran 45 juta euro. Angka tersebut meningkat menjadi 150 juta euro.
Baca Juga: Jurgen Klopp: Saya Tak Pernah Berharap Manchester City Kehilangan Poin
2. Punya Banyak Pengalaman di Level Profesional
Sudah berkarier sebagai pemain profesional sejak 2016 saat menembus tim utama Bryne FK, kini Haaland sudah banyak mengecap pengalaman bermain di level profesional.
Mulai dari Bryne hingga Molde, lalu ke Salzburg, hingga ke Dortmund, total Erling Haaland sudah mencatatkan 199 penampilan dengan mencetak 156 gol.
3. Rekor Haaland
Haaland sukses mencetak hattrick dalam 34 menit saat melakoni debutnya bersama Dortmund. Prestasi tersebut menjadikannya sebagai pemain ketujuh dalam sejarah Bundesliga dan kedua dalam sejarah klub yang mampu mencetak hattrick di laga debut.
Haaland juga menjadi pemain Dortmund pertama yang mampu mencetak gol di setiap laga debutnya, mulai dari Bundesliga, Piala DFB, Piala Super DFL, dan Liga Champions.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Mikel Arteta Kirim Kode Keras, Arsenal Bakal Gila-gilaan di Bursa Transfer Januari
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Legenda The Blues Buka Suara: Ada Cerita di Balik Layar
-
Sunderland 'Raja Seri' Premier League? Raksasa Sekelas City pun Dipaksa Gigit Jari!
-
Statistik Liam Rosenior Calon Favorit Bos Chelsea Menggantikan Enzo Maresca
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik