- Arsenal gagal menang lawan Wolves meski sempat unggul 2-0, membuat selisih poin dengan Manchester City menipis menjadi lima angka dengan satu laga lebih banyak.
- Mikel Arteta menerima segala kritikan yang ditujukan kepada timnya dan mengakui bahwa performa Arsenal di babak kedua jauh dari standar tim calon juara.
- The Gunners kini dituntut untuk segera bangkit dan membuktikan mentalitas mereka saat menghadapi Tottenham Hotspur pada laga akhir pekan nanti.
Suara.com - Posisi Arsenal di puncak klasemen Premier League kini berada dalam ancaman serius dari rival terdekatnya, Manchester City.
Hasil imbang mengecewakan 2-2 melawan tim juru kunci Wolverhampton Wanderers membuat selisih poin kedua tim di papan atas semakin menipis.
The Gunners memang masih unggul lima angka dari Manchester City di mana mereka kini mengumpulkan 58 poin.
Namun, jarak tersebut bisa terpangkas andai Manchester City meraih kemenangan dalam laga pekan ke-27 kontra Newcastle United pada 22 Februari mendatang.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan komentar tegas terkait situasi pelik yang menempatkan timnya di ambang tersalip Manchester City dalam perburuan gelar juara.
The Gunners sejatinya sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Bukayo Saka dan gol perdana Piero Hincapie di Molineux Stadium.
Namun, keunggulan meyakinkan tersebut sirna setelah Wolves bangkit lewat gol Hugo Bueno dan gol penyeimbang dramatis dari pemain debutan, Tom Edozie, jelang laga bubaran.
Hasil ini membuat Arsenal kini hanya unggul lima poin di atas Manchester City, namun mereka telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding sang juara bertahan.
Mikel Arteta tidak mencari kambing hitam dan mengakui secara jantan bahwa timnya pantas mendapatkan segala bentuk kritikan atas hilangnya dua poin berharga tersebut.
Baca Juga: Anomali Arsenal, Mikel Arteta: Sangat Sulit Menerima Hasil ini
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa skuad asuhannya hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena gagal mempertahankan standar permainan yang dibutuhkan untuk menang.
"Pertanyaan apa pun, kritik, opini, Anda harus menerimanya hari ini, itu saja," ujar Mikel Arteta dikutip dari wawancara pasca pertandingan.
Arteta menekankan bahwa anak asuhnya tidak boleh lari dari tanggung jawab dan harus menerima kenyataan pahit bahwa performa mereka memang mengecewakan.
"Peluru apa pun, ambillah karena kami tidak tampil pada level yang disyaratkan," tegas pelatih yang pernah menjadi asisten Pep Guardiola tersebut.
Ia menilai bahwa apa pun yang dikatakan orang luar tentang timnya saat ini bisa dibenarkan karena Martin Odegaard dan kawan-kawan gagal menuntaskan tugas di lapangan.
Penampilan The Gunners pada babak kedua menjadi sorotan utama sang pelatih karena dianggap jauh dari level tim yang sedang memburu trofi liga paling bergengsi di dunia.
"Sangat kecewa tentunya dengan hasil dan cara pertandingan berakhir, tetapi kami harus menyalahkan diri sendiri," tambah Arteta dengan nada kecewa.
Meskipun sempat mencetak gol kedua, Arteta menyadari realitas bahwa timnya tidak pernah benar-benar mendominasi permainan secara utuh.
Hasil imbang ini membangkitkan memori buruk bagi pendukung Arsenal yang telah melihat timnya finis sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir meski sempat memimpin klasemen.
Kini, Arsenal dituntut untuk segera bangkit dan membuktikan mentalitas juara mereka saat menghadapi Tottenham Hotspur pada laga akhir pekan nanti.
"Cara melakukannya adalah di lapangan pada hari Minggu dalam kesempatan besar lainnya yang kami miliki," pungkas Arteta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Jadwal Super League Bulan Puasa: Persija Jakarta vs PSM Makassar Jadi Laga Pembuka di JIS
-
Sandy Walsh Jadi Orang Indonesia Satu-satunya yang Tembus ke 16 Besar ACL Elite
-
Sampai Turun Tangan Langsung, Bojan Hodak Blak-blakan Kesal Liat Bobotoh Rusuh
-
Pelatih Ratchaburi FC Akui Dibuat Geleng-geleng Bobotoh di GBLA
-
Baru Main 18 Menit di Persija, Ini Curahatan Shayne Pattynama
-
Media Thailand Ungkap Detik-detik Mencekam di GBLA, Suporter Ratchaburi Dievakuasi Dramatis
-
Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...
-
Atletico Madrid Buang Keunggulan 2 Gol, Simeone Akui Brugge Lawan Tersulit Musim Ini
-
Pelatih Ratchaburi Akui Atmosfer GBLA Luar Biasa, Kecewa Aksi Suporter Persib
-
Persib Bandung Dongkrak Ranking Liga Indonesia Usai Gagal di AFC Champions League 2