Suara.com - Persija Jakarta mengumumkan resmi melepas gelandang asal Mali, Makan Konate. Manajemen Persija pun mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Konate buat Macan Kemayoran.
Konate hanya menghabiskan waktu bersama Persija selama setengah musim di Liga 1 2021/2022. Namun dia memberikan dampak yang besar dengan mencetak tujuh gol dan dua assist selama 14 kali bermain.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca mengakui ini menjadi keputusan sulit yang harus diambil manajemen Persija. Meski demikian, hal itu merupakan keputusan sang pelatih.
"Melepas Makan Konate bukan hal yang mudah untuk kami. Dia pemain bagus dan berkontribusi besar untuk tim sejak didatangkan pada putaran kedua musim lalu," kata Mohamad Prapanca yang dikutip dari laman resmi Persija.
"Konate pun menjadi sosok teladan bagi pemain-pemain muda Persija. Kedisiplinannya di dalam dan luar lapangan menjadi patokan untuk pemain lain,” ujarnya.
"Melepas Konate murni keputusan pelatih dan manajemen harus mendukung itu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Konate karena telah memberikan sumbangsih untuk tim. Semoga Konate tetap bersinar di mana pun berada,” sambungnya.
Sementara Makan Konate juga pamit dan mengucapkan terima kasih atas waktunya di Persija. "Saya ucapkan terima kasih banyak untuk keluarga besar Persija. Teman-teman pemain, tim dokter, Jakmania, Jak Angel."
"Saya mohon maaf jika ada salah. Waktu Saya dengan Persija terlalu sedikit, ingin rasanya merasakan bermain di depan Jakmania dan Jak Angel secara langsung. Tapi Allah punya rencana lain,” ucap Makan.
Makan juga menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. “Saya harus terima dan menghargai keputusan ini. Insyaallah ada hikmahnya untuk kita semua. Saya doakan kita semua sukses, amin,” ucap pemain berusia 30 tahun ini.
Baca Juga: Dibantu Riko Simanjuntak, Ricky Cawor Akui Adaptasi di Persija Berjalan Baik
Berita Terkait
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top