Suara.com - Persija Jakarta akhirnya menjawab rumor yang belakangan ini beredar. Macan Kemayoran dan Makan Konate resmi berpisah dan menghentikan kerja sama.
Beberapa hari terakhir, Makan Konate memang disebut-sebut bakal segera angkat kaki dari Persija Jakarta. Kepastian itu akhirnya terjawab via pernyataan resmi klub via media sosial.
Melalui unggahannya, Persija Jakarta telah resmi mengumumkan akhir dari kerja samanya dengan Makan Konate pada Kamis (16/6/2022).
"Terima kasih, Konate! Persija Jakarta secara resmi mengumumkan tidak melanjutkan kerja sama profesional bersama gelandang asal Mali, Makan Konate. Semoga sukses di tempat barumu, Makan!" tulis Persija lewat unggahan media sosial klub.
Artinya, kerja sama antara Persija Jakarta dengan gelandang timnas Mali itu hanya berlangsung selama separuh musim saja, yakni di paruh kedua Liga 1 2021/2022.
Padahal, sebetulnya performa Makan Konate bersama Persija Jakarta selama separuh musim cukup mengagumkan. Sebab, dia mampu menyumbang tujuh gol dan dua assist dari 14 pertandingan.
Namun, ternyata Makan Konate tak masuk dalam rencana pelatih anyar Persija Jakarta, Thomas Doll. Dia pun akhirnya dilepas oleh klub asal Ibu Kota tersebut.
Profil Makan Konate
Makan Konate merupakan pesepak bola kelahiran Bamako, Mali, pada 10 November 1991, yang telah lama menginjakkan kakinya di dunia kulit bundar Indonesia.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Lepas Makan Konate
Pemain yang dikenal sebagai seorang muslim yang taat ini mengawali kariernya bersama klub asal Mali, Stade Malien, pada tahun 2008. Di sana, ia sempat merasakan gelar juara Malian Premiere Division musim 2009/2010.
Setelah itu, ia sempat bergabung ke Alakhdhar SC untuk mengawali karier internasional pertamanya. Baru pada tahun 2012, dia mulai meniti kariernya di Indonesia bersama PSPS Pekanbaru.
Semenjak saat itu, Konate sempat berpindah-pindah klub, mulai dari memperkuat Barito Putera (2013) hingga Persib Bandung (2013-2015).
Konate sempat meninggalkan Indonesia untuk bergabung ke klub Malaysia, T-Team, selama semusim, yaitu pada medio 2016.
Setelah itu, ia memilih kembali ke Indonesia karena direkrut oleh Sriwijaya FC (2018), Arema FC (2018-2019), Persebaya Surabaya (2019-2020). Konate kembali ke Malaysia pada 2020 untuk bermain bersama Terengganu FC.
Namun, ia diangkut kembali oleh Persija Jakarta untuk menghadapi putaran kedua Liga 1 2021/2022. Namun, kebersamaannya akhirnya berakhir pada Kamis (16/6/2022).
Berita Terkait
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Pasrah! Maarten Paes Bingung soal Masa Depannya Meski Jadi Pahlawan Ajax