Suara.com - Barito Putera gagal meraih poin di pekan kelima Liga 1. Menjamu Bali United di Stadion Demang Lehman, Kamis (18/8/2022), Barito menelan kekalahan 1-2.
Dalam pertandingan tersebut dua gol Bali United dicetak olehPrivat Mbarga di menit ke-25 dan Jajang Mulyana di menit ke-65. Sementara satu-satunya gol hiburan bagi tuan rumah dicetak oleh Renan Alves di menit ke-86.
Kekalahan tersebut membuat posisi Barito Putera merosot di papan klasemen. Hasil sekali kemenangan dan empat kali kalah menempatkan Bayu Pradana dkk di peringkat ke-15.
Menanggapi kekalahan tersebut, Pelatih Barito Dejan Antonic mengatakan bahwa timnya tampil buruk. Para pemainnya banyak melakukan kesalahan dalam mengantisipasi serangan lawan.
Dejan pun mengaku mulai jengah dengan apa yang terjadi di lapangan. Sebab, kesalahan-kesalahan seperti itu dianggapnya sudah sering terjadi di sejumlah pertandingan.
"Dua gol yang diciptakan Bali United itu karena kesalahan kami lagi. Entah sudah berapa pertandingan seperti ini terus, termasuk hari ini," kata Dejan.
Dejan mengakui bahwa kesalahan tersebut tidak lepas dari keputusannya dalam memilih pemain yang diturunkan.
Ada beberapa pemain yang jarang mendapat menit bermain dan akhirnya belum padu dengan rekan-rekan lainnya. Akibatnya, kesalahan-kesalahan koordinasi itu lebih mudah terjadi.
"Kami ada masalah sedikit dengan materi pemain karena ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain. Akhirnya kami beri kesempatan ke pemain yang tidak banyak waktu untuk main," sambung eks pelatih PSS Sleman tersebut yang dikutip laman Liga Indonesia Baru, Jumat (19/8/2022).
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Persis Solo Akhirnya Menang, Tundukkan Tuan Rumah Bhayangkara FC
Masalah itu semakin pelik karena ia tahu Bali United memiliki kualitas tim yang sangat baik. Alhasil, setiap kesalahan yang dibuat pemain tim berjuluk Laskar Antasari menjadi gol bagi lawan.
"Kita tahu Bali United ada kualitas. Para pemain Bali United lebih bagus dari kami hari ini karena tidak bisa dipungkiri para pemain mereka lebih bagus dari kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan