Suara.com - AC Milan siap tampil kembali di Liga Champions setelah edisi musim sebelumnya yang bak mimpi buruk. Musim lalu, Rossoneri --julukan AC Milan-- kandas di fase grup, bahkan mereka gagal ke Liga Europa setelah finis sebagai juru kunci.
Kapten AC Milan, Davide Calabria mengaku timnya banyak mengambil pelajaran dari mimpi buruk di Liga Champions musim lalu, khususnya dari Liverpool.
Hal tersebut dikatakan sang bek kanan jelang duel pertama juara Liga Italia 2021/2022 itu di Grup E Liga Champions 2022/2023, di mana Rossoneri akan menantang tuan rumah Salzburg dari Austria, Rabu (7/9/2022) dini hari WIB nanti.
Seperti diketahui, di Liga Champions edisi 2021/2022, AC Milan memang tergabung di grup maut dengan Liverpool, Atletico Madrid, serta Porto.
Pada akhirnya, AC Milan gagal merebut tiket ke 16 besar bahkan juga finis sebagai juru kunci grup tersebut.
Kini, Rossoneri akan kembali mentas di Liga Champions setelah menyabet Scudetto musim lalu.
"Kami tak sabar untuk memulai kembali Liga Champions. Kami punya pengalaman buruk musim lalu, tapi saya kira kami sudah belajar," tutur Davide Calabria seperti disadur dari laman resmi UEFA, Selasa.
"Kami sudah mempersiapkan diri dengan cukup baik dan kami tidak sabar untuk memulai. Liga Champions harus menjadi rumahnya Milan," sesumbar bek sayap berusia 25 tahun itu.
"Kami akan melakukan yang terbaik di kompetisi ini. Kami menatap satu pertandingan di satu waktu dan kami tidak menetapkan batas pada diri kami sendiri."
Baca Juga: Tak Gentar dengan Nama Besar Real Madrid, Celtic Ogah Parkir Bus
"Saya kira, musim lalu adalah salah satu yang tersulit di Liga Champions, namun bermain di level ini membuat Anda berkembang. Tim ini semakin matang, kecepatannya lebih besar dan kami siap untuk bermain," seru Calabria.
"Tentu, laga kontra tim besar macam Liverpool musim lalu semakin mengasah kemampuan dan juga mentalitas skuad (AC Milan) ini. Mereka memberi kami pemahaman mengenai intensitas di kompetisi ini. Ada lebih banyak intensitas dibanding Serie A dan sekarang kami memiliki apa yang tak kami miliki musim lalu."
"Tentu saja, kami ingin lebih baik musim ini di Liga Champions," tukas pemain asli jebolan akademi Rossoneri itu.
Berita Terkait
-
Fabio Capello Ingatkan Inter dan Juventus, Awas AC Milan-AS Roma Siap Tikung!
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
-
Kontrak di Juventus Tak Jelas, Barcelona Siap Tampung Dusan Vlahovic Asal Mau Potong Gaji
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026